Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tawaf Wada Lebih Awal, Jemaah Lansia dan Pengguna Kursi Roda Bersiap Kembali ke Tanah Air

Asrullah RT • Minggu, 14 Juni 2026 | 17:09 WIB
PENDAMPINGAN : Tawaf Wada yang dijalano jemaah pengguna kursi roda mendapat pendampingan penuh dari petugas haji yang tergabung dalam MCH, PPIH Arab Saudi, petugas kloter, serta KBIHU Al Wahid Rizky Barokah Kalimantan Utara.
PENDAMPINGAN : Tawaf Wada yang dijalano jemaah pengguna kursi roda mendapat pendampingan penuh dari petugas haji yang tergabung dalam MCH, PPIH Arab Saudi, petugas kloter, serta KBIHU Al Wahid Rizky Barokah Kalimantan Utara.

NUNUKAN - Jelang kepulangan ke Tanah Air, sejumlah jemaah haji pengguna kursi roda dalam Kloter 07 Embarkasi Balikpapan (BPN) lebih dulu melaksanakan Tawaf Wada di Masjidil Haram. Kebijakan ini diambil guna mengakomodasi kondisi kesehatan jemaah lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan, H. Sayid Abdullah mengatakan, kebijakan mendahulukan jemaah pengguna kursi roda untuk melaksanakan Tawaf Wada diambil kerena sejumlah pertimbangan. Diantaranya, kondisi fisik dan kesehatan para jemaah.

"Alhamdulillah, jemaah yang menggunakan kursi roda kami dahulukan melaksanakan Tawaf Wada karena melihat situasi dan kondisi kesehatan mereka yang pada hari ini dalam keadaan fit. Kami ingin memastikan mereka dapat menunaikan ibadah ini dengan baik sebelum proses kepulangan ke Tanah Air," ucap H. Sayid, Sabtu (13/6). 

Dijelaskan, selama pelaksanaan Tawaf Wada bagi jemaah pengguna kursi roda mendapat pendampingan penuh dari petugas haji yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, petugas kloter, serta pendamping dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Wahid Rizky Barokah Kalimantan Utara.

Sebanyak satu rombongan jemaah pengguna kursi roda diantar menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf perpisahan. Selama proses ibadah, para petugas memberikan layanan pendampingan dan bantuan pendorongan kursi roda secara sukarela. 

"Pendampingan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada jamaah, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan mobilitas. Seluruh proses pendorongan kursi roda dilakukan secara gratis  para petugas yang mendampingi," ungkapnya.

Kemudian, jemaah lainnya yang tergabung dalam Kloter 07 BPN dijadwalkan melaksanakan Tawaf Wada secara bersama-sama pada Ahad malam menjelang Senin setelah Salat Isya. Jadwal tersebut telah disepakati seluruh jemaah dan petugas kloter sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum meninggalkan Kota Mekkah.

"Momentum Tawaf Wada ini menjadi saat yang sangat mengharukan bagi jemaah. Mereka berpamitan kepada Baitullah sembari memanjatkan doa agar diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang cukup, dan kesempatan untuk kembali berziarah serta beribadah di Tanah Suci pada masa yang akan datang," kisahnya.

Diketahui, jadwal yang telah ditetapkan, Kloter 07 Embarkasi Balikpapan akan meninggalkan Kota Mekkah menuju Jeddah pada Senin 15 Juni 2026 pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada pukul 20.00 WAS.

"Rombongan jemaah diperkirakan tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada pukul 14.25 WITA," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #kaltara #haji #ibadah haji