Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Harga Kebutuhan Masyarakat di Krayan Selatan Melambung Tinggi, Ini Penyebabnya

Asrullah RT • Selasa, 2 Juni 2026 | 16:12 WIB
TERTAHAN : Kendaraan pengangkut sembako dan kebutuhan masyarakat ke Krayan Selatan tertahan dan membutuhkan waktu hingga sepekan untuk sampai lantaran kondisi jalan rusak. 
TERTAHAN : Kendaraan pengangkut sembako dan kebutuhan masyarakat ke Krayan Selatan tertahan dan membutuhkan waktu hingga sepekan untuk sampai lantaran kondisi jalan rusak. 

NUNUKAN - Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako), Bahan Bakar di Kecamatan Krayan Selatan naik drastis dibandingkan dengan harga sebelum. Salah satu penyebabnya biaya ongkos angkut yang harus dikeluarkan agar pedagang. 

Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli mengatakan, kebutuhan masyarakat Krayan Selatan dipasok dari negeri jiran Malaysia. Dan untuk sampai ke Krayan Selatan biaya ongkos angkut ikut naik karena kondisi jalan yang dilalui rusak parah. 

"90 persen kebutuhan dari Malaysia. Sembako, seperti minyak makan dan gula. Kemudian BBM, bahan bangunan harganya naik," ucap Oktavianus Ramli, Selasa (2/6). 

Dijelaskan, kenaikan harga kebutuhan masyarakat pertama dipengaruhi tukar nilai rupiah ke Ringgit Malaysia (RM). Kedua, karena kondisi jalan dan jembatan disejumlah titik menuju Krayan rusak parah akhirnya waktu tempuh yang biasanya hanya 1 hingga 2 jam lamanya, kini harus ditempuh hingga berhari-hari. 

"Mobil pengangkut barang kebutuhan ke Krayan Selatan dan sopir perjalanan 7 hari. Padahal perjalanan dengan kondisi jalan baik cuman di tempuh 1-2 jam saja. Dan pengaruh tukar nilai uang Malaysia, karena barang dibelanja di Malaysia," ungkapnya. 

Disebutkan, saat ini harga gula pasir kini menyentuh angka Rp 30.000 hingga Rp 40.000 perkilogram. Kemudian, minyak makan 25.000 naik menjadi Rp 29.000 hingga Rp 35.000. Dan BBM jenis pertalite yang semula Rp 12.000 kini diharga berkisar Rp 25.000 hingga Rp 30.000 perliter.

"Sedangkan semen awal Rp 280.000 sekarang Rp 500.000-700.000. Pada Selasa, (25/6) kemaren ada 2 mobil bergerak dari Long Bawan-Long Layu membawa BBM PLN dan barang sembako untuk masyarakat Krayan Selatan kemaren Sore baru tiba. Lama perjalanan 7 hari," rincinya. 

Karena kondisi ini pihaknya berharap ada langkah cepat yang dilakukan pemerintah. Sebab, akses jalan merupakan jalur utama masyarakat untuk mengangkut kebutuhan pokok, hasil pertanian, serta mendukung mobilitas warga antarwilayah. 

Jika kondisi jalan terus dibiarkan rusak, dikhawatirkan distribusi logistik akan semakin terhambat dan berdampak pada perekonomian masyarakat. "Kita sudah bersurat lewat Bupati Nunukan untuk menindaklanjuti kondisi ini ke Provinsi Kaltara dan juga sudah bersurat langsung ke Gubernur Kaltara namun, belum ada respon," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#sembilan bahan pokok #kebutuhan pokok #nunukan #krayan #Krayan Selatan