Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jembatan Penghubung di Krayan Kembali Rusak, Kades Pa Betung : Perbaikan Swadaya Tiap Tahun

Asrullah RT • Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB
RUSAK : Jembatan yang menghubungkan antara kecamatan mengalami kerusakan hingga sulit dilalui. 
RUSAK : Jembatan yang menghubungkan antara kecamatan mengalami kerusakan hingga sulit dilalui. 

NUNUKAN – Kerusakan kembali terjadi pada jembatan penghubung antar kecamatan di wilayah dataran tinggi Krayan. Kondisi ini mengancam kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk distribusi barang dan aktivitas para pelajar.

Kepala Desa Pa Betung, Krayan, Aprem mengatakan, jembatan yang mengalami kerusakan berada di wilayah desanya dan menjadi akses vital yang menghubungkan Kecamatan Krayan Timur dengan Kecamatan Krayan.

“Jembatan ini berada di jalan lingkungan Provinsi Kalimantan Utara. Kami berharap ada perhatian dan penanganan dari Pemprov Kaltara,” ujar Aprem, Minggu (17/5).

Menurutnya, kerusakan jembatan bukan kali pertama terjadi. Hampir setiap tahun, warga setempat harus melakukan perbaikan secara mandiri melalui gotong royong menggunakan material kayu. Namun, kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan membuat material kayu cepat lapuk dan tidak bertahan lama.

“Hampir setiap tahun kami perbaiki secara swadaya. Karena menggunakan kayu, saat terus terkena hujan lama-kelamaan kayunya rapuh lalu patah,” jelasnya.

Kerusakan jembatan ini tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada akses pendidikan. Setiap hari, jembatan tersebut menjadi jalur utama bagi pelajar tingkat SMP hingga SMA menuju sekolah.

Aprem mengungkapkan, jika jembatan tidak segera diperbaiki atau bahkan putus total, para pelajar terancam kesulitan berangkat ke sekolah. Pasalnya, jarak tempuh dari Pa Betung menuju Long Bawan bisa mencapai sekitar dua jam perjalanan dengan berjalan kaki.

“Setiap hari anak-anak SMP, SMA, dan masyarakat melintas di sini. Kalau jembatan putus, anak-anak bisa kesulitan ke sekolah karena jaraknya cukup jauh,” pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#daerah pedalaman #nunukan #krayan #jembatan rusak #jalan rusak