NUNUKAN – Respons cepat dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan atas informasi dugaan penyekapan dan kekerasan seksual yang menimpa seorang mahasiswi asal Nunukan. Hal utama yang dilakukan memastikan korban segera mendapat pendampingan.
Kepala Badan Kesbangpol Nunukan Hasan Basri Mursali mengatakan, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri telah menginstruksikan pihaknya untuk berkoordinasi dengan mahasiswa asal Nunukan di Makassar guna memastikan korban segera mendapat pendampingan.
Dan langkah koordinasi telah dilakukan tanpa menunggu lama. “Setelah mendengar berita ini, Pak Bupati langsung mengarahkan agar kami menghubungi adik-adik mahasiswa Nunukan yang ada di Makassar. Kami segera bergerak,” ucap Hasan Basri, Jumat (15/5).
Dijelaskan, pihaknya telah menghubungi organisasi mahasiswa asal Nunukan yang berada di Makassar. Tak terkecuali penghuni asrama putri tempat korban kini berada.
Hasil koordinasi, korban kini berada dalam kondisi aman bersama rekan-rekannya di asrama. Pemerintah daerah juga memastikan proses hukum telah berjalan. “Peristiwa ini sudah dilaporkan ke polisi. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Makassar dan pendampingan terhadap korban sudah mulai dilakukan,” jelasnya.
Kemudian, Pemkab Nunukan juga memastikan keluarga korban mendapatkan dukungan penuh. Komunikasi ke orang tua korban telah dilakukan dan difasilitasi untuk bertemu langsung dengan anaknya di Makassar.
“Insya Allah Bupati akan memfasilitasi agar orang tua bisa bertemu langsung dengan anaknya. Pendampingan psikolog dan bantuan hukum dari pemerintah daerah juga akan kami siapkan,” tegasnya.
Lanjutnya, Pemkab Nunukan memastikan tetap hadir memberikan dukungan penuh. “Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan korban mendapat perlindungan yang dibutuhkan,” pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT