Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Mahasiswa Nunukan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Tamara : Penting Pendamping ke Korban

Asrullah RT • Kamis, 14 Mei 2026 | 21:38 WIB
Anggota DPRD Kaltara Tamara Moriska
Anggota DPRD Kaltara Tamara Moriska

NUNUKAN - Rekaman dugaan penyekapan terhadap seorang mahasiswi di sebuah perumahan mewah di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (13/5) itu sontak memicu perhatian publik dan banjir reaksi dari warganet.  

Anggota DPRD Kaltara asal Nunukan Tamara Moriska mengakui prihatin atas kejadian menimpa mahasiswa tersebut. Berdasarkan informasi yang ia peroleh Pemerintah Kabupaten Nunukan telah mengambil sejumlah langkah atas kejadian tersebut. 

Pihaknya berharap pemerintah daerah agar segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat guna memberikan pendampingan kepada korban. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan korban mendapatkan dukungan, baik secara psikologis maupun sosial pascakejadian.

"Saya sudah baca berita sudah ada langkah pemda. Sebagai saran, yang pertama melindungi korban terlebih dahulu. Dan menjamin keamanan korban. Jika perlu koordinasi dengan pemda setempat segera dilakukan," ucap Tamara Moriska, Kamis (14/5). 

Ia menegaskan, pendamping harus segera dilakukan ke korban dari segi psikologi. Sebab, hal yang utama atas kejadian ini yakni penanganan terhadap korban. Dan meminta pihak aparat segera menemukan pelaku. 

"Kejadian seperti ini, utamakan pendamping ke korban. Ini yang utama. Kemudian, diserahkan ke pihak aparat untuk menindak pelaku," pesannya. 

Selain itu, ia menegaskan bahwa semua pihak tidak bisa menutup mata terhadap peristiwa tersebut. Kepedulian bersama dinilai menjadi kunci agar kejadian serupa dapat dicegah.

Mahasiswa juga diimbau untuk saling memperhatikan satu sama lain, terutama dalam aktivitas sehari-hari. "Jika ada rekan yang sulit dihubungi atau tidak memberikan kabar, sesama mahasiswa diharapkan aktif mencari informasi dan memastikan kondisi rekannya," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#kaltara #kekerasan seksual #nunukan #mahasiswa #dprd