NUNUKAN – Unit PelaksanaTeknis Daerah (UPTD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kelas A Kaltara wilayah Nunukan terus memaksimalkan pelayanan pajak. Itu dikarenakan kondisi geografis Nunukan yang tak semua kecamatan mudah menjangkau kantor UPTD Bapenda wilayah Nunukan.
Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan UPTD Bapenda Kelas A Kaltara wilayah Nunukan, Budiyansyah mengatakan, pihaknya terus mendorong perluasan layanan pajak bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman. Khususnya wilayah 4 yang mencakup Kecamatan, Sebuku, Tulin Onsoi hingga Sembakung.
Untuk memaksimalkan pelayanan, pihaknya terus melakukan penguatan melalui pembentukan Pos Pembantu Samsat. Sebab, saat ini Bapenda miliki Samsat Payment Point.
"Keberadaan titik layanan ini menjadi solusi awal untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan, meski saat ini baru melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan," ucap Budiyansyah, Rabu (29/4).
Dijelaskan, untuk pelayanan lima tahunan seperti pengesahan STNK, cek fisik kendaraan dan pergantian pelat nomor belum bisa dilakukan di payment point karena masih terkendala infrastruktur dan kesiapan fasilitas pendukung.
Selain itu, kondisi jaringan internet di wilayah IV belum stabil. Karena keterbatasan itu, masyarakat di sejumlah kecamatan seperti, Sebuku dan Tulin Onsoi masih harus datang ke Nunukan untuk mengurus administrasi kendaraan lima tahunan.
"Sebagai langkah solusi, UPTD tengah mengusulkan peningkatan status payment point di Tulin Onsoi menjadi Pos Pembantu Samsat. Saat ini menunggu kelengkapan fasilitas dan sarpras lainnya yang dubutuhkan," bebernya.
Ia menegaskan, dengan segala upaya yang dilakukan diharapkan sejalan dengan peningkatan kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan. Sebab, hal ini berdampak pada pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
"Selain itu, kami juga menyiapkan perluasan layanan bergerak. Saat ini tersedia dua unit Samsat Keliling (Samling), meski operasionalnya masih terpusat di Pulau Nunukan. Ke depan, satu unit Samling direncanakan digeser ke wilayah Tulin Onsoi untuk menjangkau desa-desa. Target kami layanan pajak kendaraan di wilayah pelosok semakin mudah dijangkau masyarakat," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT