NUNUKAN – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Lapio, RT 08, Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, pada Kamis (26/3) sekitar pukul 13.50 WITA. Karena kejadian itu, setidaknya satu hektare lahan terbakar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Wahyudi Kawariyin mengatakan, proses pemadam yang dilakukan cukup memakan waktu. Sebab, langkah yang pertama diantisipasi api meluas ke area sekitar, terutama permukiman warga.
"Personel langsung bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Proses pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas. Kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan agar api tidak merambat lebih luas,” ucap Wahyudi Kawariyin.
Dijelaskan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui. Apalagi, saat ini kondisi cuaca panas menjadi faktor yang memicu meningkatnya potensi kebakaran lahan. Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka yang berisiko menimbulkan kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di musim panas seperti sekarang. Hindari membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat berbahaya dan dapat merugikan banyak pihak,” pesannya.
Kemudian, ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran. Baik di lahan maupun di kawasan permukiman. "Dengan begitu, personel yang dikerahkan dapat mempercepat penanganan dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT