0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Masa Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir di Nunukan Berakhir, Bantuan Logistik Tuntas ke Ribuan KK

Asrullah RT • Senin, 9 Maret 2026 | 16:26 WIB

PENYALURAN BANTUAN : Personel BPBD Nunukan menyalurkan bantuan ke masyarakat yang terdampak banjir.
PENYALURAN BANTUAN : Personel BPBD Nunukan menyalurkan bantuan ke masyarakat yang terdampak banjir.

NUNUKAN - Masa tanggap darurat bencana alam banjir yang terjadi di Nunukan berakhir pada Ahad (8/3). Setelah kondisi kembali normal, masa darurat sesuai SK Bupati Nunukan Nomor 206 Tahun 2026 diputuskan tidak diperpanjang.

Kasubid Evaluasi BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin mengatakan, penanganan tanggap darurat bencana banjir di hari ke-10 atau hari terakhir sesuai SK Bupati Nunukan. Secara umum ketinggian permukaan air sungai Sembakung pada Ahad, (8/3) pukul 08.00 WITA terpantau di bawah batas normal permukaan air sungai.

"Aktivitas warga masyarakat berjalan normal. Kegiatan posko dilakukan penutupan posko tanggap darurat bencana banjir untuk wilayah terdampak banjir di 6 kecamatan," ucap Hasanuddin, Senin (9/3).

Disebutkan, enam kecamatan terdampak banjir sungai Sembakung yakni Kecamatan Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis, Lumbis Ogong, Lumbis Pensiangan, Lumbis Hulu. Dan setelah penutupan posko tanggap darurat. Kegiatan pemantauan wilayah akan dilanjutkan dan dilaksanakan personil pos BPBD Kec Sembakung dan Lumbis.

"Bantuan logistik kebutuhan dasar bagi korban terdampak banjir di 6 kecamatan telah selesai di distribusikan dengan total seluruhnya untuk 4.039 KK. Dan 9 kecamatan terendam banjir," sebutnya.

Adapun data warga terdampak secara keseluruhan sebanyak 4.039 kk dengan 12.484 jiwa. Kemudian, fasilitas umum terdampak seperti fasilitas pendidikan 17 sekolah mulai dari jenjangnya sekolah dasar hingga SMA.

"Selanjutnya, fasilitas kesehatan seperti puskesmas hinggap pustu di 12 tempat, fasilitas pemerintahan 31 kantor, fasilitas umum 18, rumah ibadah 19," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#banjir #bpbd #nunukan