NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus berupaya memperkuat konektivitas transportasi udara di wilayah perbatasan. Dan salah satu langkah yang ditempuh yakni mendorong kembali beroperasinya penerbangan rute Nunukan–Tarakan.
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang mengatakan, langkah yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri. Tujuannya untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan melalui penguatan akses transportasi.
Adapun upaya yang telah dilakukan yakni bertemu dengan Area Manager Lion Air di Tarakan membahas peluang beroperasinya kembali penerbangan pesawat ATR-72 milik Wings Air pada rute domestik Nunukan–Tarakan. Rute penerbangan ini dinilai sangat penting bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Rute penerbangan Nunukan–Tarakan memiliki peran strategis karena menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat. Selain itu, konektivitas udara juga mendukung percepatan pelayanan dan distribusi logistik,” ucap Robby Nahan Serang, Kamis (5/3).
Dijelaskan, untuk merealisasikan terbukanya kembali rute Tarakan-Nunukan, pemerintah daerah perlu mengajukan surat permohonan resmi ke pihak maskapai. Kemudian, surat harus dilengkapi dengan data arus penumpang sebagai bahan pertimbangan pihak maskapai.
Selain itu, maskapai juga menilai penting adanya skema kerja sama yang mempertimbangkan aspek bisnis dan keberlanjutan operasional agar rute penerbangan tersebut dapat berjalan secara konsisten.
Ia menegaskan, penguatan konektivitas merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan wilayah perbatasan. Dan program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap melalui skema jangka pendek, menengah dan panjang.
“Pembangunan wilayah perbatasan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Dengan akses transportasi, diharapkan mobilitas masyarakat meningkat, pelayanan publik menjadi lebih mudah, dan kesenjangan pembangunan dapat terus diperkecil,” pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT