NUNUKAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nunukan terus memaksimalkan penerimaan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) di Nunukan. Itu dibuktikan dengan menyediakan gerai pengumpulan ZIS dari masyarakat.
Ketua Baznas Nunukan, H. Zahri Fadli mengatakan, untuk memaksimalkan pengumpulan ZIS pihaknya menyediakan setidaknya 11 gerai yang tersebar di sejumlah titik. Dan gerak ini akan dibuka selama Ramadan.
"Pembukaan gerai zakat ini merupakan salah satu upaya Baznas dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat, infaq dan sedekah khususnya selama bulan Ramadan," ucap Ust. Zahri Fadli, Ahad (22/2).
Dijelaskan, gerai tempat pengumpulan ZIS di tempat-tempat umum yang mudah di jangkau masyarakat. Seperti, pasar, lingkungan pusat perbelanjaan dan sejumlah tempat lainnya.
Ia menegaskan, selama Ramadan Baznas menargetkan setidaknya Rp 1 miliar rupiah dari pengumpulan gerai hingga jemput zakat. Kemudian, Baznas Nunukan juga memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di sejumlah kecamatan.
"Kalau UPZ Baznas sangat banyak,hampir semua masjid se kabupaten dan perkantoran ada UPZ. Dan UPZ masjid selama Ramadan target diatas Rp 3 miliar," pungkasnya.
Untuk diketahui, kadar zakat Kabupaten Nunukan pertama, beras sebesar 2,5 kilogram per jiwa. Kedua, apabila dibayarkan dalam bentuk uang, ditetapkan dengan ketentuan tingkat harga beras tertinggi Rp 45.000 per jiwa dan tingkat harga beras menengah Rp 40.000 per jiwa dan tingkat harga beras lokal Rp 35.000 per jiwa. Ketiga, Fidyah ditetapkan perjiwa/hari sebesar Rp 35.000 per jiwa. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT