NUNUKAN - Upaya perubahan status Rumah Sakit Pratama (RSP) Sebatik terus dilakukan. Kondisi ini sejalan dengan peningkatan pelayanan yang terus dimaksimalkan.
Plt. Direktur Rumah Sakit Pratama Sebatik, H. Abdul Rahim menegaskan, pihak optimis akan rencana peningkatan status RSP Sebatik menjadi rumah sakit tipe D. Itu disampaikan usai menerima kunjungan anggota DPRD Nunukan beberapa waktu lalu.
Ia menyampaikan apresiasinya atas perhatian Anggota DPRD Nunukan terhadap rumah sakit yang berada di wilayah perbatasan. Menurutnya, kunjungan monitoring menjadi ruang yang tepat bagi pihak rumah sakit untuk menyampaikan berbagai keterbatasan yang dihadapi.
“Kami sangat berterima kasih dengan kunjungan seperti ini. Karena Pak Dewan bisa langsung mengetahui kekurangan kami. Jadi bukan hanya berdasarkan laporan masyarakat, tetapi melihat langsung apa yang perlu kami benahi ke depan,” ucap H. Abdul Rahim.
Dijelaskan, secara persyaratan jumlah dokter spesialis di RS Pratama Sebatik sudah memenuhi ketentuan untuk naik ke tipe D, dengan syarat empat dokter spesialis.
"Sementara saat ini kami sudah memiliki enam. Yakni, dokter spesialis kandungan, penyakit dalam, anak, bedah, anestesi, serta patologi. Yang sedang kami persiapkan sekarang adalah proses akreditasi agar bisa segera bekerja sama dengan BPJS,” jelasnya.
Ia menegaskan, kerjasama dengan BPJS menjadi hal yang sangat penting demi keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk itu, ia berharap proses tersebut tidak memakan waktu lama.
“Kasihan masyarakat kalau terlalu lama. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua bulan ke depan kerjasama dengan BPJS sudah bisa terwujud,” harapnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa kendala yang perlu mendapat perhatian. Terutama terkait kekurangan tenaga medis yakni spesialis radiologi, serta sarana dan prasarana pendukung.
"Dukungan pemerintah daerah terus mengalir. Pengadaan alat kesehatan untuk mendukung kinerja para spesialis sudah masuk dalam anggaran, meskipun belum sepenuhnya lengkap,” tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT