NUNUKAN - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat kecamatan digelar Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai. Musrenbang ini melibatkan Bappeda dan Litbang Nunukan, para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa, serta berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Pelaksana Tugas Camat Sembakung Atulai, Supardi menyampaikan musrenbang kecamatan berperan sebagai pintu mengawali penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dan musrenbang kecamatan menjadi ruang gagasan antara pemerintah dan masyarakat.
"Setiap usulan yang sebelumnya dibahas di tingkat desa kembali dikaji agar sejalan dengan kondisi wilayah, kemampuan anggaran, serta arah pembangunan kabupaten," ucap Supardi.
Lanjutnya, dalam pembahasan musrembang, disepakati sebanyak 30 usulan prioritas kecamatan yang berasal dari 10 desa di Kecamatan Sembakung Atulai. Rinciannya, masing-masing tiga usulan unggulan dari desa.
Ia menegaskan, seluruh usulan prioritas akan dibawa ke ke tingkat wilayah. “Musrenbang kecamatan menjadi wadah untuk menyepakati usulan prioritas pembangunan yang berangkat dari RT dan desa. Sehingga, program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan warga,” harapnya.
Baginya, lahirnya usulan ini disampaikan kepala desa dan anggota BPD sesuai kondisi riil di lapangan. Dan musrenbang kecamatan menjadi sarana strategis untuk menyuarakan kebutuhan desa secara kolektif, sekaligus memperkuat koordinasi antarwilayah.
"Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai berharap proses perencanaan pembangunan berjalan lebih terarah, sejalan dengan kebijakan daerah, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan hingga 2027," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT