NUNUKAN - Patroli rutin yang dilakukan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan di wilayah Mansapa, Senin (26/01/2025) sekitar pukul 17.31 WITA temukan adanya aktivitas pembakaran lahan. Temuan itu berawal dari terlihatnya gumpalan asap tebal salah satu personel di lokasi patroli.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa pembakaran dilakukan masyarakat setempat untuk membuka lahan sawah. Rencananya, lahan tersebut akan digunakan untuk menanaman padi, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
"Menindaklanjuti temuan tersebut, personel BPBD langsung memberikan arahan dan himbauan kepada pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan," ucap Ketua Tim BPBD Kabupaten Nunukan, Idrus Efendi, Selasa (27/1).
Personel BPBD Nunukan juga mengingatkan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar dapat melanggar ketentuan yang berlaku. Terutama pada kondisi cuaca kering yang rawan menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, sebab pembakaran sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang lebih luas dan sulit dikendalikan,” pesannya.
Ia menegaskan, BPBD akan terus melakukan patroli dan pendekatan persuasif kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan kebakaran di wilayah Kabupaten Nunukan. Hal ini dilakukan mengingat potensi risiko kebakaran yang dapat meluas serta dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
"BPBD Kabupaten Nunukan menekankan pentingnya pengelolaan lahan pertanian yang bijak dan menggunakan metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan guna mencegah terjadinya bencana kebakaran," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT