Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tingkatkan Ketersediaan dan Akses Pangan, DKPP Nunukan Kembali Gelar GPM

Asrullah RT • Senin, 19 Januari 2026 | 20:00 WIB

TERJANGKAU: Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Nunukan disambut antusias masyarakat.
TERJANGKAU: Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Nunukan disambut antusias masyarakat.


NUNUKAN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Nunukan kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program yang dicanangkan ini bertujuan untuk menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, DKPP Nunukan, Wiwin Indarayanti menyampaikan program ini sangat membantu. Khususnya bagi masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih murah.

Dan pepanjang tahun 2025, GPM telah berkontribusi dalam meningkatkan ketersediaan dan akses pangan. Terutama beras yang menjadi komoditas paling diminati masyarakat. "GPM akan kembali digelar pada 2026. Pelaksanaan kegiatan direncanakan pada pertengahan Februari 2026, setelah pengesahan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran)," ucap Wiwin Indarayanti, Senin (19/1).

Dijelaskan, alokasi anggaran GPM pada 2026 tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, kegiatan ini tetap dapat dilaksanakan karena adanya dukungan tambahan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

“Di tahun 2026 anggaran untuk GPM tidak terlalu besar seperti tahun-tahun sebelumnya. Tetapi kita juga mendapatkan bantuan anggaran dari provinsi. Untuk pelaksanaannya, sesuai juknis, setiap triwulan akan kita laksanakan dan juga pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” ungkapnya.

Lanjutnya, melalui kegiatan GPM, Pemkab Nunukan berharap masyarakat, khususnya yang kurang mampu dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga berharap adanya dukungan pihak lain dalam pelaksanaan GPM ke depan. Selama ini, pendanaan GPM bersumber dari pemerintah daerah serta dukungan Bank Indonesia (BI) sebagai sponsor.

“Kami juga berharap di tahun 2026 ini masih ada dukungan pendanaan lain, seperti dana CSR, yang dapat membantu pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, terutama untuk wilayah-wilayah yang sulit dijangkau,” tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#perbatasan #nunukan #pangan #gpm