Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Berakhir Pada Rabu, Begini Situasi di Kecamatan Sembakung

Asrullah RT • Senin, 19 Januari 2026 | 14:28 WIB
PULIH: Kondisi tinggi muka air di Sungai Sembakung terpantau berada jauh dibawah batas normal.
PULIH: Kondisi tinggi muka air di Sungai Sembakung terpantau berada jauh dibawah batas normal.

NUNUKAN - Masa tanggap darurat bencana banjir bakal berakhir pada Rabu, (21/1) mendatang. Kondisi sejumlah desa di wilayah Kecamatan Sembakung dan Sembakung Atulai yang terdampak banjir telah kembali normal.

Kasubid Evaluasi BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin menyampaikan saat ini masa tanggap darurat memasuki hari ke-12. Dan kondisi wilayah Kecamatan Sembakung telah kembali normal beberapa hari terakhir. "Kondisi aktifitas masyarakat berjalan normal, aktivitas sekolah masuk seperti biasa," ucap Hasanuddin, Senin (19/1).

Dijelaskan, untuk tinggi muka air (TMA) Sungai Sembakung berdasarkan pantauan personel di lapangan berada di bawah normal. Itu sesuai dengan alat ukur yang dipasang di bantaran Sungai Sembakung. "Untuk TMA Sungai Sembakung terpantau surut jauh dibawah ketinggian normal (tidak terukur di tiang ukur)," jelasnya.

Lanjutnya, status tanggap darurat bencana banjir berdasarkan SK No 88 Thn 2026 terhitung sejak 8 Januari hingga 21 Januari 2026. Kemudian, bKrnberdasarkan perkembangan di lapangan dan sesuai penilaian Tim Reaksi Cepat kondisi darurat bencana telah terkendali dan tidak menunjukkan perlu perpanjangan status.

"Jadi untuk status otomatis akan berakhir mengikuti masa tanggap darurat berdasarkan SK Bupati No 88 Thn 2026. Kecuali ada indikasi diperpanjang baru dipertimbangkan untuk dibahas kembali melalui rapat koordinasi. Tapi karena tidak akan diperpanjang maka mengikuti masa sesuai SK dan langsung ditutup," ungkapnya.

Dan rencana penutupan posko yang ada akan dilakukan Kepala Pelaksana BPBD Nunukan selaku komandan posko mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. "Rencana posko akan ditutup pada hari Rabu 21 Januari 2026," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#banjir #nunukan #sembakung