Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Banjir Merendam Kantor Kecamatan, Pemerintah Kecamatan Sembakung Buka Layanan di Tenda Darurat

Asrullah RT • Kamis, 8 Januari 2026 | 18:48 WIB
LAYANAN : Pemerintah Kecamatan Sembakung tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat walaupun layanan berlangsung di tenda darurat.
LAYANAN : Pemerintah Kecamatan Sembakung tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat walaupun layanan berlangsung di tenda darurat.

NUNUKAN - Banjir yang menerpa wilayah Kecamatan Sembakung tak menyurutkan Pemerintah Kecamatan Sembakung dalam memberikan pelayanan. Buktinya, pelayanan pemerintah tetap hadir walaupun dilaksanakan di tenda darurat.

Camat Sembakung, Agus Arif Darmawan menyampaikan pada Kamis (8/1) sekira pukul 12.00 WITA tinggi muka air (TMA) mengalami penurunan sekira 04 centimeter berdasarkan alat ukur yang terpasang. Dimana, sebelumnya, ketinggian air berada diangka 4,54 meter.

"Kondisi air saat ini untuk wilayah Sembakung terpantau surut di angka 4.50 meter. Terjadi penurunan debit air 04 cm dari pantauan sebelumnya 4,54M. Dan untuk ketinggian normal diangka 3 meter," ucap Agus Arif Darmawan, Kamis (8/1).

Sementara, Sekretaris Kecamatan Sembakung, Fajar Budhayanto menjelaskan saat in gedung kantor kecamatan telah terendam luapan air Sungai Sembakung. Kondisi ini tak menyurutkan semangat Pemerintah Kecamatan Sembakung untuk memberikan pelayanan.

Komitmen itu dibuktikan dengan menghadirkan pelayanan publik di luar kantor. Dan sebagai solusi darurat, sebuah pos pelayanan sementara didirikan di atas aspal jalan di depan halaman kantor kecamatan dengan menggunakan tenda.

"Tidak ada kata libur untuk memberikan pelayanan pada masyarakat. Walaupun kami sendiri terkena musibah banjir dan kantor camat tergenang. Karena kewajiban kita semua untuk tetap melaksanakan tugas pelayanan ke masyarakat," tegas Fajar Budhayanto.

Ia menegaskan, selain sebagai pusat administrasi warga, posko ini juga berfungsi sebagai Pos Siaga Monitoring. Dimana, gabungan personel BPBD, PMK dan Tagana bersiaga penuh di lokasi ini untuk memantau fluktuasi ketinggian air sungai secara real time.

"Pihak pemerintah kecamatan juga terus memberikan edukasi kepada warga mengenai langkah-langkah mitigasi awal saat banjir. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada memantau pergerakan air terutama pada malam hari," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#banjir #nunukan #sembakung