Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sejumlah Produk Hampir Kedaluwarsa Ditemukan dalam Razia Pangan di Sembakung Atulai

Riko Aditya • Jumat, 12 Desember 2025 | 16:07 WIB
RAZIA MAMIN: Masih ditemukan produk makanan dan minuman kedaluwarsa saat razia mamin digelar di Sembakung Atulai. 
RAZIA MAMIN: Masih ditemukan produk makanan dan minuman kedaluwarsa saat razia mamin digelar di Sembakung Atulai. 

NUNUKAN - Razia makanan dan minuman kemasan yang digelar Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai dalam sepekan ini menghasilkan temuan penting, sejumlah produk yang hampir habis masa kedaluwarsanya hingga ada yang sudah tidak layak konsumsi masih ditemukan dijual di beberapa toko wilayah tersebut.

itu di sampaikan Kepala Seksi Trantib Kecamatan Sembakung Atulai, M. Junaidi. Dirinya menerangkan, razia dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, saat peredaran produk pangan biasanya meningkat.

Dari hasil pemeriksaan di berbagai toko dan UMKM, petugas mendapati berbagai jenis makanan kemasan dengan tanggal kedaluwarsa yang sangat dekat, bahkan ada yang telah melewati batas aman konsumsi.

“Beberapa barang kami temukan sudah mendekati masa kedaluwarsa, dan ada satu toko yang menjual produk yang sudah kedaluwarsa karena tidak memperhatikan tanggalnya,” ungkap Junaidi dalam rilis resminya.

Barang-barang tersebut langsung diminta ditarik dari etalase untuk mencegah dikonsumsi masyarakat.

Selain masalah tanggal kedaluwarsa, petugas juga menemukan kemasan makanan yang mulai rusak, seperti warna kemasan yang memudar serta produk kerupuk kaleng dengan kondisi tidak layak.

Meski tidak semuanya kedaluwarsa, kerusakan kemasan dianggap cukup berisiko karena dapat memengaruhi kualitas dan keamanan produk.

Junaidi menegaskan, temuan tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pemilik toko. Petugas telah memberikan arahan agar pedagang rutin memeriksa stok barang, terutama menjelang periode penjualan tinggi seperti akhir tahun. “Keamanan konsumen adalah prioritas. Produk kedaluwarsa wajib dimusnahkan, sementara kemasan rusak bisa dikembalikan ke distributor,” ujarnya.

Melihat masih adanya produk bermasalah yang beredar, pemerintah kecamatan berencana melakukan razia lanjutan pada Maret atau April 2026 mendatang. Junaidi berharap razia berkala ini dapat mendorong toko-toko lebih teliti, sehingga kejadian serupa tidak terulang.

"Pengawasan ketat perlu terus dilakukan untuk memastikan hanya produk pangan yang aman dan layak yang sampai ke tangan masyarakat," tutup Junaidi. (raw/lim)

Editor : Azward Halim