Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pantau Rumah Tunggu Kelahiran RSP Sebatik, Wabup Dorong Ketepatan Waktu Pelaksanaan Tanpa Mengabaikan Mutu Pekerjaan

Asrullah RT • Jumat, 21 November 2025 | 16:35 WIB
MONITORING: Wakil Bupati Nunukan, Hermanus saat mengecek pembangunan sejumlah proyek di wilayah Sebatik
MONITORING: Wakil Bupati Nunukan, Hermanus saat mengecek pembangunan sejumlah proyek di wilayah Sebatik

NUNUKAN - Monitoring pembangunan Rumah Tunggu Kelahiran RSP Sebatik dilakukan Wakil Bupati Nunukan Hermanus. Ini dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas kesehatan berjalan sesuai rencana, tepat waktu dan memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan tersebut memiliki peran strategis dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah perbatasan. Sehingga, pembangunannya harus sesuai standar yang ditetapkan.

"Rumah Tunggu Kelahiran ini sangat penting bagi masyarakat Sebatik. Kami ingin memastikan pembangunannya betul-betul sesuai standar karena fasilitas ini menyangkut keselamatan ibu dan bayi. Tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas,” ucap Wakil Bupati Nunukan, Hermanus.

Selama pelaksanaan monitoring, sejumlah hal menjadi sorotannyan. Seperti, pentingnya ketepatan waktu pelaksanaan tanpa mengabaikan mutu pekerjaan. Sehingga, meminta kontraktor untuk mengikuti seluruh rekomendasi teknis yang diberikan pengawas lapangan.

“Pemerintah Kabupaten Nunukan terus mendorong percepatan pembangunan, tetapi percepatan tidak boleh mengorbankan kualitas. Setiap catatan teknis harus segera ditindaklanjuti agar fasilitas ini benar-benar siap digunakan saat diserahterimakan,” pesannya.

Lanjutnya, pengawalan ketat terhadap proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada pelayanan publik terus dilakukan. Sebab, Rumah Tunggu Kelahiran RSP Sebatik ini merupakan fasilitas yang menjawab kebutuhan masyarakat perbatasan. "Kami ingin memastikan setiap tahap dikerjakan dengan standar terbaik," singkatnya.

Dijelaskan, wilayah Sebatik memiliki tantangan geografis dan jarak tempuh yang cukup jauh ke fasilitas kesehatan tertentu. Dengan hadirnya RTK, ibu hamil dapat menunggu masa persalinan di tempat yang aman, dekat dengan tenaga medis, dan terhindar dari risiko darurat di perjalanan.

Untuk itu, ia menekankan bahwa proyek seperti ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan dasar kesehatan.

“Semoga kehadiran Rumah Tunggu Kelahiran RSP Sebatik ini dapat mengurangi risiko-risiko persalinan dan memberikan rasa aman bagi keluarga di Sebatik. Pemerintah terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan merata,” harapnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan proyek, pihaknya meminta kecamatan serta OPD terkait untuk terus melakukan pengawasan hingga proyek dinyatakan selesai 100 persen. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan segera menyiapkan dukungan operasional agar RTK dapat difungsikan maksimal setelah selesai dibangun.

“Pengawasan tidak berhenti hari ini. Kami ingin memastikan RTK ini betul-betul siap pakai. Setelah bangunan selesai, kita pastikan juga pengelolaan dan pemanfaatannya berjalan optimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #rsp #Wabup