NUNUKAN - Keinginan masyarakat Krayan agar Pemerintah Pusat memberikan perhatian untuk wilayah perbatasan terus disuarakan. Seperti yang dilakukan Presidium Calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Krayan yang melakukan audiensi ke DPR, DPRD hingga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DOB Krayan Helmi Pudaaslikar menyampaikan saat ini Presidium DOB Krayan melaksanakan roadsow audiensi. Melalui momentum itu, Presidium DOB Krayan menyampaikan langsung aspirasi masyarakat.
"Saat di DPR, Presidium DOB Krayan diterima Dedi Sitorus, anggota Komisi II DPR RI yang merupakan perwakilan Kaltara, di DPD RI diterima Hasan Basri perwakilan Kaltara. Dan di Kemendagri Presidium melaporkan perkembangan kesiapan DOB Krayan kepada Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD), Sumule Tumbo," ucap Helmi Pudaaslikar, Jumat (10/10).
Dijelaskan, saat melakukan audiensi, Presidium DOB Krayan juga menyerahkan dokumen aspirasi Pembentukan Kabupaten Krayan. Kemudian, dokumen update perkembangan kesiapan Kabupaten Krayan.
"Dimana, dokumen perencanaan Ibukota Kabupaten Krayan di Long Puak, Kecamatan Krayan Barat," jelasnya.
Lanjutnya, sebelum melakukan roadshow, pada 23 September 2025 lalu ia telah menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Gubernur, para Bupati/Walikota se Kaltara serta Presidium CDOB se Kaltara.
"Pada kesempatan itu juga telah disampaikan harapan dan desakan masyarakat Krayan agar pemerintah serius membangun kawasan perbatasan. Khususnya Krayan melalui pembentukan Kabupaten Krayan. Hal ini demi tegaknya kedaulatan negara dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di ujung perbatasan negara," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim