Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Atlet Taekwondo Nunukan Sabet 4 Emas dan 1 Perunggu di Kejuaraan Internasional Malaysia

Riko Aditya • Selasa, 7 Oktober 2025 | 14:31 WIB
DOKUMENTASI YOSEPH MEMBANGGAKAN: Kembali atlet Taekwondo Nunukan menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional di Malaysia
DOKUMENTASI YOSEPH MEMBANGGAKAN: Kembali atlet Taekwondo Nunukan menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional di Malaysia

NUNUKAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda Kabupaten Nunukan di kancah internasional.

Lima atlet dari Unggul Taekwondo Academy Nunukan kembali sukses mengharumkan nama daerah di kancah internasional dengan meraih empat medali emas dan satu perunggu dalam ajang 5th MBV Invitational Taekwondo Championship 2025 yang digelar di Kota Kinabalu, Malaysia, pada 2–5 Oktober 2025.

Pelatih Unggul Taekwondo Academy Nunukan, Yoseph, menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut diikuti oleh berbagai klub dan akademi taekwondo dari sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Kompetisi yang berlangsung selama empat hari itu menjadi ajang pembuktian bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di tingkat internasional.

Tim Unggul Taekwondo Academy menurunkan lima atlet yang seluruhnya tampil di kategori kyorugi atau pertarungan.

Yoseph mengatakan, meski dirinya tidak dapat mendampingi langsung karena tugas kedinasan, tim tetap tampil percaya diri di bawah kepemimpinan Muhammad Aidil Ilham Pasha yang bertindak sebagai kapten tim sekaligus pelatih pengganti selama kejuaraan berlangsung.

“Walaupun saya tidak bisa hadir mendampingi, saya terus memantau perkembangan anak-anak. Aidil menjalankan peran sebagai pemimpin tim dengan baik, dan hasilnya luar biasa. Mereka mampu bersaing dengan atlet-atlet kuat dari luar negeri,” ujar Yoseph ketika dihubungi, Selasa (7/10).

Dari lima atlet yang diturunkan, Ncatje Latse Oleo berhasil meraih medali emas di kategori Kyorugi Male 12–14 Bantam. Penampilannya dinilai impresif karena mampu menjaga ketenangan di setiap ronde dan menutup laga dengan poin meyakinkan.

Kemudian, Muhammad Aidil Ilham Pasha, yang juga bertugas sebagai kapten tim, sukses mempersembahkan medali emas di kelas Kyorugi Male Open Fly. Aidil menunjukkan teknik serangan cepat dan strategi matang yang membuat lawan-lawannya kewalahan.

Prestasi serupa juga ditorehkan oleh Dradrewoicetoa Nyigiguai Teaceae, yang menyumbangkan medali emas pada kategori Kyorugi Female 12–14 Fly.

Tak kalah gemilang, Miftahul Asyura turut menambah pundi medali emas di kategori Kyorugi Female 12–14 Bantam. Miftahul tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda potensial dari Nunukan.

Sementara itu, Muhammad Izzam yang turun di kelas Kyorugi Male 12–14 Fin, juga menunjukkan performa terbaiknya meski akhirnya harus puas dengan medali perunggu.

Yoseph menilai pencapaian Izzam tetap membanggakan karena mampu bersaing hingga babak akhir dalam kompetisi internasional pertamanya.

Keberhasilan para atlet muda ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga taekwondo di Nunukan terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Yoseph menambahkan, prestasi tersebut juga tidak lepas dari dukungan orang tua, pelatih, serta semangat juang para atlet yang terus berlatih meskipun dengan keterbatasan fasilitas.

“Anak-anak ini berlatih dengan penuh semangat setiap hari. Mereka punya tekad kuat untuk membawa nama Nunukan ke panggung yang lebih tinggi. Hasil ini adalah buah kerja keras mereka,” kata Yoseph.

Di akhir keterangannya, Yoseph menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Muhammad Yassin sebagai Ketua KONI Nunukan yang baru. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut dapat membawa semangat baru dalam pembinaan olahraga di daerah perbatasan.

“Kami berharap olahraga prestasi di Nunukan semakin maju, pembinaan atlet lebih diperhatikan, dan kesejahteraan mereka juga meningkat,” pungkasnya. (raw)

Editor : Azwar Halim
#Kejuaraan Internasional Malaysia #kaltara #nunukan #atlet taekwondo