Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Mayat Pria Tua di Rumah Jalan Pattimura Nunukan, Dinyatakan Meninggal karena Sakit

Riko Aditya • Minggu, 28 September 2025 | 16:25 WIB
TEMUAN MAYAT: Tinggal sendiri, pria tua berumur 74 tahun ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di rumahnya, FOTO: DOK POLRES NUNUKAN
TEMUAN MAYAT: Tinggal sendiri, pria tua berumur 74 tahun ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di rumahnya, FOTO: DOK POLRES NUNUKAN

NUNUKAN - Seorang pria tua berinisial AN (74), ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan TVRI, Nunukan Timur, pada Sabtu (27/9) sekitar pukul 11.45 Wita.

Korban diketahui sudah meninggal lebih dari dua hari, karena saat ditemukan warga, bau tidak sedap tercium dari dalam rumahnya. Anak korban dan warga awalnya sempat kesusahan untuk masuk ke rumah karena rumah terkunci, hingga akhirnya anak korban memanjat ke lantai dua untuk masuk ke kamar korban.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan mengatakan, penemuan mayat tersebut setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat.

“Jadi saat itu korban ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Minggu (28/9).

Sunarwan menerangkan, penemuan bermula saat anak korban, datang ke rumah sang ayah untuk menengok kondisi orang tuanya. Setelah beberapa kali mengetuk pintu tanpa jawaban, saat itu dirinya juga mencium bau menyengat dari dalam rumah.

Merasa curiga, anak korban pun memanjat ke lantai dua dan masuk ke rumah. Di dalam kamar, ia menemukan ayahnya sudah meninggal dunia. Kondisi jenazah diketahui telah membengkak dan menimbulkan bau tidak sedap.

Tak lama kemudian, menantu korban juga mendapat kabar melalui telepon dan segera mendatangi lokasi.

“Hasil kesepakatan, pihak keluarga sepakat membawa jenazah ke RSUD Nunukan untuk proses pemandian sebelum dimakamkan,” ungkap Sunarwan. 

Dari keterangan keluarga, korban selama beberapa tahun terakhir memang menderita gejala penyakit jantung. Karena itu, pihak keluarga meyakini bahwa kematian korban disebabkan oleh sakit dan bukan karena hal lain.

“Keluarga juga menyatakan kematian korban adalah wajar akibat sakit yang dideritanya. Mereka juga menolak dilakukan visum maupun otopsi,” jelas Sunarwan.

Setelah dibawa ke RSUD Nunukan, jenazah kemudian dimandikan sesuai syariat Islam. Pihak keluarga memutuskan untuk memakamkan almarhum di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Selisun, Nunukan Selatan, tepat di depan Kantor Gadis 2, pada Sabtu sore setelah salat Ashar. (raw)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #penemuan mayat