0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rumah Budaya Indonesia Segera Hadir di Tawau, Malaysia: Fasilitas Diplomasi dan Kebudayaan

Asrullah RT • Selasa, 5 Agustus 2025 | 20:46 WIB
Photo
Photo

NUNUKAN - Kementerian Kebudayaan RI berencana membangun Rumah Budaya Indonesia (RBI) di Tawau, Sabah Malaysia. Itu dibuktikan dengan kunjungan yang dilakukan Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerjasama Kementerian Kebudayaan RI.

Konsul RI Tawau, Aris Heru Utomo menyampaikan dalam kunjungan delegasi Kementerian Kebudayaan RI menyampaikan rencana untuk mendirikan Rumah Budaya Indonesia (RBI) di Tawau.

RBI ini bertujuan sebagai ruang publik untuk melakukan pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan negara lain.

"Serta, pertukaran pengetahuan masyarakat internasional dalam rangka meningkatkan citra dan apresiasi serta membangun kerjasama di bidang kebudayaan," ucap Aris Heru Utomo.

Dijelaskan, Konsulat RI Tawau menyambut baik rencana pembangunan RBI di Tawau. Hal ini bukan saja sebagai sarana diplomasi budaya Indonesia, tetapi juga sebagai tempat untuk membina nasionalisme Warga Negara Indonesia (WNI) di perantauan.

"Dengan memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia, serta menjadi wadah bagi WNI untuk berkumpul dan mempererat tali persaudaraan. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya WNI yang bekerja sebagai pekerja migran indonesia (PMI) di Tawau beserta keluarganya. Diperkirakan di wilayah kerja Konsulat RI Tawau terdapat sekitar 172 ribu WNI," ungkapnya.

Atas upaya itu, pihaknya sangat mendukung rencana pendirian RBI di Tawau. Untuk itu, ia berharap Kementerian Kebudayaan RI dapat mempertimbangkan dukungan untuk mewujudkan inisiatif ini, baik dari segi kebijakan, program, maupun infrastruktur pendukung.

"Pendirian RBI di Tawau akan menjadi simbol komitmen Indonesia terhadap pelestarian budaya nasional dan penguatan jati diri bangsa di luar negeri," tambahnya.

Pihaknya juga mempertemukan kedua pejabat Kementerian Kebudayaan RI tersebut dengan Presiden Majelis Perbandaran Tawau (MPT) Joseph Pang di Konsulat RI Tawau. Tujuan pertemuan adalah untuk menjajaki rencana kerja sama pendirian RBI di Tawau.

Dalam pertemuan ini Joseph Pang menyambut baik keinginan Pemerintah Indonesia untuk mendirikan RBI di Tawau dan siap bekerjasama dan berkolaborasi serta membuka ruang dialog mengenai bentuk-bentuk kerja sama yang dapat disepakati.

"Pembangunan RBI sejalan dengan rencana Pemerintah Kota Tawau untuk membangun Gedung Pusat Kebudayaan Antarabangsa yang peletakan batu pertamanya sudah dilakukan pada awal tahun 2025 dan direncanakan selesai pembangunannya pada 2028," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#Fasilitas Diplomasi #kebudayaan #rumah budaya indonesia #malaysia #tawau