Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Salah Paham Pengambilan Paket, Kurir di Nunukan Dikeroyok Rekan Kantornya Sendiri

Riko Aditya • Senin, 21 Juli 2025 | 17:06 WIB

 

DIPERIKSA: Ketiga pelaku dugaan pengeroyokan masih diperiksa penyidik Polres Nunukan.FOTO: DOK POLRES NUNUKAN
DIPERIKSA: Ketiga pelaku dugaan pengeroyokan masih diperiksa penyidik Polres Nunukan.FOTO: DOK POLRES NUNUKAN

NUNUKAN - Seorang kurir salah satu jasa pengiriman barang di Nunukan diduga menjadi korban pengeroyokan oleh rekan sekantornya sendiri.

Dia mendapatkan pukulan di wajah dekat telinga sebelah kanan, kemudian dipukul dibagian belakang kepala dan juga ditendang di bagian bawah perut.

Kejadian tersebut bahkan terjadi di kantor salah satu jasa pengiriman barang tersebut. Beruntung pengeroyokan dilerai oleh karyawan di kantornya tersebut juga.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan menerangkan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (18/7) di kantor salah satu jasa pengiriman barang di Jalan Fatahilah, Nunukan Tengah.

“Jadi sehari setelah kejadian, baru korban melapor, Sabtu tanggal 19 Juli 2025, yang bersangkutan melapor ke Polsek Nunukan,” ujar Sunarwan menyampaikan kasus tersebut ke wartawan, Senin (21/7).

Personel Unit Reskrim Polsek Nunukan akhirnya memanggil para pelaku pengeroyokan terhadap korban yang bernama Firmansyah.

Hasil pemeriksaan, terungkap pemicu pengeroyokan yang dilakukan tiga orang rekan korban karena kesalahpahaman.

“Jadi pelaku yang pertama bermasalah dengan korban tersulut emosi yang kemudian langsung memukul korban, tidak lama kemudian rekan-rekan nya yang lain malah ikut memukuli korban,” ungkap Sunarwan.

Persoalan bermula dari pengambilan paket yang dilakukan korban di kantornya. Paket yang diambil berisikan bor yang dia sangka adalah paket miliknya dan paket tersebut dibawanya pulang. Belakangan ternyata paket itu milik pelaku yang berinisial AT.

Korban sendiri juga sempat ke kantor lagi dan saat itu dia ditanyakan oleh atasannya terkait paket tersebut.

“Jadi pelaku AT ini akhirnya masuk ke ruangannya, lalu berkata kenapa mencuri paketnya diiringi perkataan kasar, korban pun menjawab dia kira itu paketnya,” kata Sunarwan.

Karena bukan paketnya, korban akhirnya menunda pengiriman paket tersebut. Saat itu juga pelaku AT kembali meminta paketnya untuk dikembalikan, namun korban meminta menunggu sebentar karena sedang mengerjakan penundaan paket juga.

Saat itu lah, kejadian tidak disangka terjadi, dimana pelaku AT tiba-tiba memukul korban di bagian wajah dekat telinga sebelah kanan sebanyak satu) kali.

Tidak lama kemudian, rekan kerja lainnya berinisial AC dan BY juga ikut masuk keruangan dan juga ikut memukul korban.

AC memukul korban dibagian belakang kepala sebanyak kali, kemudian BY juga ikut menendang korban di bagian bawah perut sebanyak kali. Tidak lama kemudian, rekan yang lainnya pun datang melerai.

“Korban ini tidak terima diperlakukan demikian, akhirnya melapor. Ketiga pelaku sudah di Mako Polres diperiksa lebih lanjut,” beber Sunarwan. (raw)

Editor : Azwar Halim
#Pengambilan Paket #nunukan #kurir #salah paham #Pengroyokan