Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Masa Tanggap Darurat di Krayan Diperpanjang, Fokus Perbaikan Jembatan

Asrullah RT • Rabu, 11 Juni 2025 | 12:25 WIB
TERPUTUS: Bencana longsor terjadi di Jalan Lingkar Krayan. Panjang jalan yang terputus sekira 8 meter antara Long Padi dengan Long Rungan, Krayan Tengah.
TERPUTUS: Bencana longsor terjadi di Jalan Lingkar Krayan. Panjang jalan yang terputus sekira 8 meter antara Long Padi dengan Long Rungan, Krayan Tengah.

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memutuskan perpanjanganasa tanggap darurat di lima kecamatan.

Itu berdasarkan Keputusan Bupati Nunukan Nomor 354 tahun 2025 tentang perpanjangan status tanggap darurat bencana alam banjir dan tanah longsor di Kecamatan Krayan, Krayan Timur, Krayan Barat, Krayan Tengah dan Krayan Selatan.

Kepala BPBD Nunukan Arief Budiman menyampaikan perpanjangan masa tanggap darurat ini berlangsung selama 14 hari.

Terhitung sejak 6 hingga 19Juni 2025 mendatang. Dimana, selama perpanjangan masa tanggap darurat bencana BPBD dan OPD lingkungan Pemkab Nunukan, Instansi Vertikal terkait TNI, Polri, BUMN dan BUMD agar mendukung pelaksanaan tanggap darurat secara terpadu, terkoordinasi dan terintegrasi dalam penanganan bencana.

"Seperti, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan dan pengawasan pengungsi, mobilisasi personil dan kendaraan pendukung, perbaikan dan pembangunan darurat serta tindakan lain yang dianggap perlu dalam pengurangan dampak bencana," ucap Arief Budiman, Rabu (11/6).

Dijelaskan, perpanjangan masa tanggap darurat bencana di dataran tinggi Krayan dikarenakan sejumlah kegiatan masih berlangsung.

Seperti perbaikan jembatan antara kecamatan yang statusnya merupakan kewenangan kabupaten.

"Yang diperpanjang wilayah Krayan saja. Karena, ada kegiatan rehap jembatan kabupaten yang sementara dalan proses pengerjaan," jelasnya.

Kemudian, untuk wilayah penghasilan beras Adan ini selama masa tanggap darurat berlangsung kegiatan ya g dilakukan fokus pada perbaikan infrastruktur.

Seperti jembatan yang mengalami kerusakan dampak dari tanah longsor dan banjir.

"Untuk Krayan tidak ada penyaluran sembako, fokus di perbaikan jembatan yang rusak serta sawah yang terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Mei 2025 lalu," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#perbaikan jembatan #kaltara #darurat #nunukan #krayan