NUNUKAN - Ketinggian air yang merendam sejumlah kecamatan perlahan mulai surut. Itu berdasarkan pantauan yang dilakukan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan.
Kasubid Evakuasi, BPBD Nunukan Hasanuddin menyampaikan masa tanggap darurat kini memasuki hari ke-7. Sesuai dengan pantauan Posko Tanggap Darurat Kamis, (29/5) ketinggian air mulai surut. Baik dari Kecamatan Sembakung maupun Kecamatan Lumbis.
"Pemantauan ketinggian permukaan air sungai Sembakung pukul 07.00 Wita di Desa Atap Kecamatan Sembakung 4,3 meter, terpantau surut dari posisi sore kemarin. Untuk ketinggian permukaan air di Desa Mansalong Lumbis 6,1 meter terpantau turun dari posisi kemarin sore," ucap Hasanuddin.
Dijelaskan, dengan status tanggap darurat yang ditetapkan saat ini personel gabungan terus melakukan pantauan di lapangan. Seperti pengecekan wilayah yang terdampak banjir.
"Personel Posko TDB di Sembakung antara lain operasional posko, pemantauan rutin kondisi wilayah terdampak, pelaporan harian, koordinasi dengan Forkopimda," jelasnya.
Sementara, saat ini pengiriman logistik menuju wilayah yang terdampak banjir. Umumnya, bantuan yang akan disalurkan ke masyarakat yakni logistik kebutuhan dasar masyarakat.
"Bantuan logistik tahap 1 dari kabupaten akan berangkat ke Kecamatan Sembakung hari ini sekitar 3 truk yg berisi bahan kebutuhan dasar bagi korban terdampak," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim