Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Hingga Maret 2025, Banjir dan Kebakaran Mendominasi Bencana Alam di Nunukan

Asrullah RT • Senin, 28 April 2025 | 15:03 WIB
PEMBERSIHAN : Personel BPBD Nunukan melakukan pembersihan pasca banjir terjadi di Jalan Fatahillah Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan.
PEMBERSIHAN : Personel BPBD Nunukan melakukan pembersihan pasca banjir terjadi di Jalan Fatahillah Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan.

NUNUKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan mencatatkan sejumlah kecamatan wilayah diterpa bencana alam sejak Januari hingga Maret. Tercatat bencana alam banjir dan kebakaran kerap terjadi.

Kepala BPBD Nunukan Arief Budiman menyampaikan untuk bencana alam yang kerap terjadi awal 2025 ini banjir. Tercatat terjadi di wilayah Krayan, Sebatik, Nunukan dan Kecamatan Sembakung, Sembakung Atulai dan Lumbis Hulu.

"Bencana yang sering terjadi di wilayah Nunukan akhir-akhir ini adalah banjir. Sering terjadi di wilayah Krayan, Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis Hulu, Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik," ucap Arief Budiman kepada Radar Tarakan.

Dijelaskan, banjir yang terjadi di wilayah Krayan dikarenakan curah hujan tinggi berdampak pada tanah longsor. Situasi ini membuat kondisi ruas jalan rusak hingga sulit dilalui. Bahkan sejumlah jembatan penghubung antar kecamatan terputus.

"Khusus untuk wilayah Krayan sering terjadi banjir dan longsor yang menyebabkan rusaknya jalan, jembatan dan lahan persawahan warga serta fasilitas umum lainnya," ungkapnya.

Dirincikan, pada Januari 2025 lalu sesuai data ada 10 desa terendam dan ratusan rumah terdampak banjir di Kecamatan Lumbis Hulu dan satu desa di Kecamatan Krayan Selatan. Serta, Pulau Sebatik kejadian tepatnya di Kecamatan Sebatik Timur.

"Pada Februari kejadian orang hilang. Dan Maret 2025 dua titik Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Nunukan Selatan. Dan Kebakaran pemukiman di Sebatik Timur," rincinya.

Mengantisipasi kejadian bencana alam, BPBD Nunukan rutin melakukan himbauan kepada masyarakat dan seluruh stakeholder terkait dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana.

"Paling utama, menyiagakan seluruh personil BPBD sebagai upaya antisipasi kejadian bencana di lingkungan warga, termasuk meningkatkan peran Pos BPBD di sejumlah Kecamatan melalui update laporan harian," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#nunukan #bencana alam #Kebakaran di Nunukan