NUNUKAN - Presiden Joko Widodo meresmikan tujuh PLBN yang berada di wilayah perbatasan. Diantaranya, Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua Selatan. Salah satu alasan dibangunnya PLBN ini berfungsi sebagai pertahanan negara Indonesia di perbatasan.
Komandan Lanal Nunukan Kolonel Laut (P) Handoyo, SH., M.SI., M.Tr.Opsla menyampaikan usai diresmikan PLBN Sei Nyamuk, Lanal Nunukan siap mendukung pengamanan di areal PLBN. Bahkan, jauh sebelum itu, Lanal Nunukan sudah memperkuat personel.
"Kita sudah memperkuat Pos Angkat Laut (Posal) yang ada di Sebatik. Posal Sei Pancang dan Posal Sei Nyamuk. Jadi kami dari TNI AL siap mendukung pengamanan di PLBN dan areal PLBN," ucap Kolonel Laut (P) Handoyo.
Ia menegaskan penambahan personel Lanal Nunukan akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini sejalan dengan perubahan kelas Lanal Nunukan. Dimana, sebelumnya Lanal Nunukan tipe C kini naik menjadi tipe B. "Tentunya fasilitas, personel dari TNI AL akan ditambah," singkatnya.
Karena itu, ia berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah perbatasan. Seperti taat hukum dan aturan yang berlaku khusus terkait lintas batas negara.
"Kami membantu masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah perbatasan. Termasuk bersama TNI Polri seperti Satgas Pamtas, Kodim dan Polres," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim