Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Korsleting, Rumah di Tulin Onsoi Terbakar

Radar Tarakan • Senin, 2 September 2024 | 10:34 WIB
DOK DISDAMKAR NUNUKAN RUMAH TERBAKAR: Salah satu rumah warga di Tulin Onsoi dilalap si jago merah.
DOK DISDAMKAR NUNUKAN RUMAH TERBAKAR: Salah satu rumah warga di Tulin Onsoi dilalap si jago merah.

NUNUKAN - Satu unit rumah warga di Desa Sekikilan, Kecamatan Tulin Onsoi terbakar, pada Sabtu (31/8). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material disebut lebih dari Rp 60 juta.

Rumah tersebut berbahan kayu dan berukuran sekitar lima kali sepuluh meter persegi. Setidaknya ada 2 kepala keluarga (KK) yang tinggal di rumah tersebut. Seluruh barang berharga mereka, habis dilahap sijago merah.

Kasi Rescue Pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan Aristra Sanmigo Pratama mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 wita. Sementara rumah yang terbakar merupakan rumah milik warga bernama Abdul Napitu.

"Setelah laporan, personel langsung tindak lanjuti segera ke lokasi, di mana kami menurunkan unit armada mobil pemadam kebakaran," ujar Aris ketika dihubungi, Minggu (1/9).

Aris menerangkan, ketika personel sampai di lokasi, kondisi api sudah besar dan begitu cepat merambat dan membesar ke wilayah seluruh bangunan.

Meski saat kejadian terjadi hujan deras, rumah tetap terbakar karena sebagian besar terbuat dari kayu. Meski begitu, api tetap bisa dijinakkan, sayangnya seluruhnya bangunan hangus terbakar.

“Jadi dalam perjalanan ke lokasi, unit Armada tidak bisa melaju dengan stabil karena kondisi hujan lebat, alhasil ketika armada sampai, api sudah membesar.

Selanjutnya proses pemadaman sampai pendinginan berlangsung sekitar setengah jam lebih, karena api sudah menghanguskan bangunan, tinggal memadamkan dan pendinginan,” tambah Aris.

Hasil pemeriksaan semenatara, penyebab munculnya awal api diduga berasal dari korsleting listrik.

Api yang memang muncul secara tiba-tiba membuat pemilik rumah panik, karena api tiba-tiba saja sudah membesar.

Meski sempat berusaha dipadamkan dengan alat seadanya, bahkan bantuan hujan yang sangat deras api tetap tidak bisa dikuasai, sampai akhirnya petugas Disdamkar datang dan baru berhasil ditangani. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Kalau dugaan sementara korsleting, tidak ada korban jiwa, tapi kalau kerugian materi ditaksir mencapai Rp 60 juta,” beber Aris. (raw/lim)

Editor : Azwar Halim
#kecamatan tulin onsoi #terbakar #nunukan #desa sekikilan