Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Penilaian Posyandu Aktif di Era-transformasi Berlangsung

Radar Tarakan • Selasa, 30 April 2024 | 09:30 WIB

 

DOK PROKOMPIM FOCUS BERPRESTASI: Penilaian posyandu aktif oleh sejumlah OPD terkait untuk posyandu wilayah Nunukan dan Sebatik sedang dilakukan.
DOK PROKOMPIM FOCUS BERPRESTASI: Penilaian posyandu aktif oleh sejumlah OPD terkait untuk posyandu wilayah Nunukan dan Sebatik sedang dilakukan.

NUNUKAN - Dinas Kesehatan P2KB bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) beserta tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) lakukan penilaian posyandu aktif di Kecamatan Sebatik.

Itu dilakukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan primer, kader diberikan pelatihan 25 keterampilan kader dasar, agar posyandu melaksanakan pelayanan bagi sasaran seluruh siklus hidup dan kunjungan rumah secara terstandar.

Kementerian Kesehatan bersama lintas sektor akan melaksanakan rangkaian apresiasi kader dan posyandu berprestasi bidang kesehatan tahun 2024.

Kepala Dinkes P2KB Nunukan, Hj. Miskia menerangkan, pemilihan kader dan posyandu berprestasi harus memenuhi kriteria peserta lomba dan penilaian kader dan posyandu berprestasi bidang kesehatan tahun 2024.

Untuk kriteria peserta lomba kader berprestasi bidang kesehatan tahun 2024 adalah, kader yang bertugas di posyandu yang mempunyai status posyandu terdata pada microsite promosi kesehatan, telah lulus penilaian tingkat keterampilan kader sedikitnya tingkat Purwa, masa bakti pengabdian > 3 tahun berturut-turut yang dibuktikan dengan SK kepala desa/Kelurahan.

“Partisipasi pelayanan hari buka posyandu sesuai dengan siklus hidup, melakukan kunjungan rumah, serta penghargaan yang diterima 2 tahun terakhir,” ujar Miskia.

“Sementara untuk kriteria peserta lomba kader dengan inovasi terbaik, adalah jumlah inovasi, kemanfaatan, keterbaruan, keberlanjutan, dokumentasi dua tahun terakhir tahun 2022 dan 2023, serta kemampuan dalam menyampaikan inovasi,” tambah Miskia.

Kemudian, untuk kriteria peserta lomba posyandu berprestasi bidang kesehatan, minimal memiliki 5 kader, melakukan kegiatan rutin posyandu seluruh siklus hidup 1 kali dalam sebulan minimal delapan kali setahun, kemudian memberikan pelayanan kesehatan seluruh siklus hidup, memiliki surat keputusan kepala desa atau lurah tentang penetapan posyandu, memiliki surat keputusan terkait pokja posyandu.

“Dalam penilaian ini masih dilakukan seleksi bagi kader berprestasi bidang kesehatan, kader dengan inovasi terbaik bidang kesehatan, posyandu berprestasi bidang kesehatan, serta posyandu dengan inovasi terbaik bidang kesehatan yang akan diberangkatkan ke tingkat Provinsi Kalimantan Utara,” ungkap Miskia.

Untuk calon peserta kader dan posyandu berprestasi telah melakukan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh kementrian Kesehatan RI di wilayah Kecamatan Sebatik, Kecamatan Nunukan, Kecamatan Nunukan Selatan.

Tim Juri yang melakukan penilaian langsung ke posyandu dari dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD), Dinas Kesehatan P2KB, serta tim PKK Kecamatan Nunukan.

“Sementara pengiriman pemenang lomba kader posyandu berprestasi bidang kesehatan tingkat provinsi pada tanggal 28 juni 2024 dengan melampirkan format terlampir kepada direktorat promosi kesehatan dan pemberdayaan direktorat jenderal kesehatan masyarakat Kementerian Kesehatan RI,” beber Miskia. (adv/raw)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan