Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Warga Binaan Turut Diberi Pendidikan Politik

Azwar Halim • Rabu, 7 Februari 2024 | 11:31 WIB
FOTO: DOK RADAR TARAKAN  Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran
FOTO: DOK RADAR TARAKAN Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran
NUNUKAN - Jelang pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Bawaslu Nunukan terus bergerak memberikan pendidikan politik. Warga binaan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan disasar.

Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran menyampaikan langkah yang dilakukan Bawaslu Nunukan bersama Lapas Nunukan sebatik upaya pendidikan politik bagi warga binaan. Sebab, untuk akses informasi di Lapas Nunukan dinilai minim.

Apalagi, jumlah pemilih di Lapas Nunukan sebanyak 844 pemilih. Kemudian, Lapas Nunukan juga ditetapkan sebagai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) khusus di Nunukan.

"Kita ketahui akses informasi untuk warga binaan minim dan sosialisasi juga dilakukan minim. Ini kali kedua kami melakukan kegiatan di Lapas Nunukan," ucap Moch. Yusran, Selasa (6/2).

Dijelaskan, kegiatan yang kedua ini dilakukan untuk sosialisasi dan edukasi terkait teknik saat pencoblosan dan memilih pemimpin. Termasuk, terkait suara sah dan tidak sah. "Intinya teknik memilih dan teknik menentukan pilihan atau preferensi dalam menentukan pilihan," singkatnya.

Selain itu, Kalapas Nunukan berserta jajaran juga melaksanakan deklarasi netralitas ASN Lapas Nunukan. Hal ini mendapat apresiasi dari Bawaslu Nunukan. Dimana ditegaskan ASN Lapas Nunukan mendukung pelaksanaan pemilu berjalan jujur, adil, demokratis, aman dan damai.

"Dibarengi dengan ASN Lapas Nunukan dalam rangka netralitas dan termasuk menolak politik uang. Mereka menegaskan Lapas Nunukan netral dan tidak bisa diintervensi. Bawaslu mengapresiasi lapas atas langkah yang dilakukan dengan deklarasi," katanya.

Adapun isi deklarasi ASN Lapas Nunukan yakni pertama, tetap menjaga dan menegakkan prinsip netralitas ASN baik sebelum, selama maupun sesudah pelaksanaan pemilu dan pemilihan 2024.

Kedua, menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktik praktik intimidasi dan ancaman kepada pegawaI ASN dan seluruh warga binaan serta tidak memihak kepada pasangan calon tertentu.

Ketiga, menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan ujaran kebencian, politik sara serta melawan hoaks atau berita bohong. Selanjutnya, menolak politik uang dan segala jenis pemberian dalam bentuk apapun. Terakhir, menciptakan pemilu 2024 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.  (akz/lim) Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan