Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Menyongsong 2024, Pemuda Kobarkan Semangat Toleransi

Azwar Halim • Sabtu, 30 Desember 2023 | 11:33 WIB
ASRULLAH/RADAR TARAKAN  KEBERSAMAAN: Doa bersama lintas agama yang digelar DPD KNPI Nunukan.
ASRULLAH/RADAR TARAKAN KEBERSAMAAN: Doa bersama lintas agama yang digelar DPD KNPI Nunukan.
NUNUKAN - Menyambut 2024 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nunukan menjadi pelopor doa bersama lintas agama. Ini dilakukan untuk mengobarkan semangat toleransi antar pemuda.

Ketua DPD KNPI Nunukan, Anna Bela Morizcha menyampaikan, doa lintas agama ini berangkat dari suatu kesadaran bahwa secara fundamental mempercayai entitas tunggal yang kita semua bersumber padanya. Dan doa-doa bersama semua bermuara padanya.

"Dalam penyelenggaraan doa lintas agama ini kami ingin menegaskan prinsip pluralisme bahwa perbedaan adalah keniscayaan atau sunatullah. Namun, kebenaran tetaplah tunggal. Jika kita tak memahami bahwa perbedaan adalah hukum Tuhan maka kita tidak akan pernah bisa mengerti dan mempraktikkan toleransi" ucap Anna Bella, Jumat.

Dijelaskan, jika pemuda ingin lebih moderat maka pemuda harus menghilangkan sikap berpuas diri merasa telah menemukan kebenaran sejati. Sebab, titik mula hidup bertoleransi antar umat beragama.

Sehingga, Anna sapaan akrabnya berharap kedepannya dapat menginisiasi terbentuknya suatu wadah yaitu, Pemuda Lintas Agama (Pelita). Melalui Pelita sebagai simbol representatif bahwa perbedaan bukan penghalang dari persatuan umat beragama.

"Dengan terbentuknya Pelita ini kami harapkan sebagai simbol representatif di mana tokoh pemuda lintas agama dapat menyampaikan pesan-pesan kebenaran universal. Serta pesan-pesan keadilan dari setiap ajaran untuk direlevansikan, serta di kontekstualisasikan dengan kondisi masyarakat sekitar kita khususnya di Nunukan" harapnya.

Untuk itu, pengurus DPD KNPI Nunukan berharap kedepannya dapat menjadi satu pelopor pada level pemuda dalam hal menjembatani persoalan-persoalan multidimensi umat beragama di Nunukan. "Mari kita menutup 2023 ini dengan berdoa bersama agar di 2024 segala keberkahan dan keridhoan Tuhan menyertai kita semua, amin," pintanya.

Sementara, Wakil ketua DPD KNPI Nunukan bidang Keagamaan dan Multikultural, Muhammad Dzul Aidi menegaskan doa bersama yang dilakukan mengusung tema dengan semangat toleransi antar pemuda. Dengan harapan dapat mewujudkan Nunukan yang lebih moderat dan bermartabat.

"Doa bersama ini, masing-masing perwakilan tokoh pemuda, bertugas memimpin pembacaan doa dari enam agama yang ada di Nunukan, diantaranya Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu" tambahnya.

Untuk diketahui, doa bersama juga melibatkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nunukan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nunukan, Kementerian Agama Nunukan, Instansi vertikal, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Organisasi Kepemudaan (OKP), BEM Politeknik Negeri Nunukan, BEM STIT Ibnu Khaldun Nunukan, dan perwakilan siswa SMA sederajat se Pulau Nunukan. (akz/ana) Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #knpi