Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BRI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan Kartu Kredit di Tengah Meningkatnya Transaksi Non-Tunai

Radar Tarakan • Kamis, 8 Januari 2026 | 12:08 WIB
Photo
Photo

Jakarta – Seiring meningkatnya kebutuhan transaksi yang cepat, aman, dan fleksibel, kartu kredit menjadi salah satu opsi pembayaran yang kini semakin diminati masyarakat.

Selain memberikan kemudahan bertransaksi, kartu kredit juga memungkinkan nasabah mengelola pengeluaran secara lebih terkontrol.

 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pun terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang menyasar data pribadi dan perbankan, termasuk data kartu kredit.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa masifnya penggunaan transaksi non-tunai perlu diiringi dengan kesadaran bersama dalam mengantisipasi risiko kejahatan perbankan.

Beberapa modus yang harus diwaspadai antara lain phishing, skimming, dan social engineering, yang bertujuan memperoleh data pribadi maupun data transaksi keuangan nasabah yang bersifat rahasia.

“Kartu kredit saat ini menjadi solusi transaksi yang praktis dan fleksibel, baik untuk kebutuhan pembayaran di merchant offline maupun online. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi dan kartu kredit agar terhindar dari risiko penyalahgunaan,” ujar Dhanny.

 

Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan transaksi nasabah, BRI mengingatkan agar nasabah selalu menjaga kerahasiaan data kartu kredit dan tidak memberikannya kepada siapa pun, termasuk nomor kartu, tanggal kedaluwarsa (EXP Date), dan CVV.

 

“BRI juga menegaskan bahwa BRI tidak pernah meminta data rahasia, seperti CVV (tiga digit angka di belakang kartu kredit) maupun OTP (kode otentikasi transaksi yang dikirimkan ke nomor handphone nasabah), melalui telepon, SMS, atau email,” jelasnya.

 

BRI secara konsisten memperkuat berbagai lapisan pengamanan. Upaya tersebut mencakup validasi data kartu saat aktivasi, pengiriman notifikasi transaksi ke perangkat mobile atau email nasabah yang terdaftar, penggunaan PIN untuk transaksi pada mesin EDC (Electronic Data Capture) di merchant yang telah mendukung verifikasi PIN, serta penggunaan OTP sebagai autentikasi transaksi online di merchant yang telah menerima fitur 3D Secure.

 

Selain itu, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bertransaksi, Kartu Kredit BRI kini telah dilengkapi dengan verifikasi transaksi menggunakan PIN enam digit. PIN tersebut digunakan untuk transaksi pada mesin EDC di merchant yang telah mendukung verifikasi PIN, sehingga memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi nasabah.

 

BRI juga mengimbau nasabah untuk segera menghubungi Contact BRI 1500017 atau aplikasi BRI Credit Card Mobile apabila menerima notifikasi atau menemukan transaksi yang tidak pernah dilakukan. Hal ini penting guna memastikan pelaporan dan pemblokiran dapat segera dilakukan, khususnya dalam kondisi kartu kredit atau perangkat mobile banking hilang atau berpotensi disalahgunakan.

 

Selain itu, nasabah diimbau untuk memperbarui data pribadi melalui Contact BRI atau aplikasi BRI Credit Card Mobile setiap kali terjadi perubahan data, antara lain:

 

  1. Data Finansial
    Pengkinian data NPWP serta slip gaji atau bukti penghasilan terbaru sebagai syarat utama pengajuan kenaikan limit kartu kredit, dengan batas maksimal hingga tiga kali penghasilan per bulan.
  2. Data Alamat
    Pengkinian alamat rumah, kantor, dan alamat pengiriman tagihan untuk keperluan pengiriman lembar tagihan kertas serta kartu renewal atau replacement.
  3. Data Email
    Pengkinian alamat email untuk mendukung pengiriman e-statement, notifikasi transaksi, dan informasi promo.
  4. Data Nomor Handphone
    Pengkinian nomor handphone untuk pengiriman notifikasi transaksi, kode OTP transaksi online dengan 3D Secure, pemberitahuan transaksi mencurigakan, pengiriman PIN sementara, serta informasi promo kartu kredit.

 

 

“Melalui pemanfaatan kartu kredit secara bijak, nasabah tidak hanya dapat menikmati kemudahan dan fleksibilitas bertransaksi, tetapi juga mengelola pengeluaran dengan lebih terencana. BRI terus berkomitmen memperkuat sistem keamanan sekaligus mengedukasi nasabah agar selalu waspada terhadap berbagai macam modus penipuan, sehingga setiap transaksi dapat dilakukan secara aman, nyaman, dan bertanggung jawab,” tutup Dhanny.

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #bri