JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung menyoroti tidak adanya sekolah negeri di wilayah Koja, Jakarta Utara. Hal ini diketahuinya usai menyapa warga Jalan Lampea Lorong 19, Koja.
"Jadi, kalau kita lihat di sini, daerah yang seperti ini kan nggak mungkin nggak ada sekolah negeri. SD aja nggak ada. Maka ya harus ada, dan itu menjadi prioritas," ucap Pramono, Senin (21/10).
Pramono menyampaikan, ketiadaan sekolah negeri membuat warga sekitar harus memasukkan anaknya ke sekolah-sekolah swasta yang biayanya tidak murah. Untuk itu, jika ia terpilih sebagai Gubernur Jakarta, Pramono berkomitmen membangun sekolah negeri di wilayah Koja.
"Minimal SD harus ada-lah di sini. Masa SD harus sekolah swasta, kemudian mereka tidak dapat KJP, nggak gratis. Kan belum semuanya gratis," imbuhnya.
Sebelumnya, saat berdialog dengan warga, Pramono mendengarkan keluhan warga yang mengadu tidak ada sekolah negeri di wilayah itu. Namun ia mendapatkan masukan ada sebuah pasar tidak efektif yang lokasinya bisa digunakan sebagai sekolah negeri.
Pramono menilai, lokasi tersebut bisa diubah menjadi rumah susun dengan 3 lantai terbawah digunakan untuk pasar dan sekolah sedangkan lantai di atasnya dijadikan sebagai hunian.
"Siapa yang bangun? Pemerintah Daerah bersama dengan pengembang untuk hunian bagi warga yang kurang mampu," ujar Pramono. (jpg/har)
Editor : Azwar Halim