Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pedansa Kaltara Finish di Peringkat Lima

Radar Tarakan • Kamis, 12 September 2024 | 13:12 WIB
ELIAZAR/RADAR TARAKAN FINAL: Pedansa Kaltara yaitu Muhammad/Nailah yang tampil di babak final nomor FFA quickstep namun gagal mempersembahkan medali.
ELIAZAR/RADAR TARAKAN FINAL: Pedansa Kaltara yaitu Muhammad/Nailah yang tampil di babak final nomor FFA quickstep namun gagal mempersembahkan medali.

MEDAN - Harapan Kaltara untuk meraup medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut) dari cabang dansa harus pupus.

Sebelumnya Kaltara memiliki peluang menambah medali dari cabang dansa, lantaran satu nomor tanding berhasil masuk final yaitu di free for all (FFA) quickstep.

Namun di partai final yang memperlombakan 6 provinsi sekaligus, penampilan pasangan Muhammad/Nailah hanya bisa membawa Kaltara di peringkat kelima.

Partai final tersebut berlangsung di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Medan, Sumut, Rabu (11/9).

Selain gagal di nomor free for all quickstep, pedansa Kaltara juga gagal menembus final untuk free Fmfor all tango. Pasangan Wahyu/Dinda memupus harapan Kaltara dalam mendulang medali.

Di nomor tanding FFA quickstep, medali emas menjadi milik pasangan Bali, disusul DKI Jakarta merebut perak dan Jawa Barat memperoleh perunggu.

Sekretaris Atlet Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kaltara, Zulkifli Djamaluddin mengungkapkan, kedua atletnya tersebut sudah tampil sangat maksimal di partai final.

Namun salah satu faktor kekakalahan atlet Kaltara yaitu penampilan saat di floor pertandingan. "Yang dapat medali ini juga berhasil meraih medali di nomor lainnya," ucapnya.

Selain itu, ia menilai bahwa atlet yang meraih medali sudah memiliki jam terbang yang cukup tinggi dan pemilik ranking nasional. Apabila dengan pedansa Kaltara yang sangat minim mengikuti kejuaraan.

"Sementara atlet kita yang turun di nomor free for all quickstep masih dikategorikan junior. Karena pasangan (Muhammad dan Nailah) statusnya juga masih pelajar SMA/SMK," imbuh Zulkifli.

Meski demikian, ia berharap pedansa Kaltara itu bisa menjadi generasi baru di dansa Kaltara dan terus dilakukan pembinaan.

Kemudian harus lebih sering mengikuti kejuaraan, guna menambah jam terbang tanding. Ia mengakui, atlet Kaltara sangat memiliki peluang cukup untuk meraih prestasi di masa depan.

"Karena melalui event kejuaraan nasional, bisa menambah pengalaman bagi atlet. Terdekat ini, pada bulan Oktober kita mendapat undangan untuk mengikuti kejuaraan di Kinabalu, Malaysia. Tapi kita masih belum tahu, bisa memenuhi undangan itu atau tidak," ulasnya. (zar/lim)

Editor : Azwar Halim
#PON XXI 2024 Aceh Sumatera Utara #Atlet pedansa Kaltara #medan #FFA