BANDA ACEH - Atlet pemanah Kaltara Annisa Devika Sahriati di individual recurve putri jarak 70 meter gagal melaju ke semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumut, setelah dikalahkan atlet pemanah Kaltim Alpriani Eka Setiowati dengan skor 7-1.
Manajer Tim Panahan Kaltara, Muhammad Taufiq Khusairi mengatakan, sebelum melawan atlet panahan Kaltim, Annisa Devika Sahriati berhasil mengalahkan Linda Lestari, atlet panahan asal Kalteng dengan skor 6-4.
"Annisa Devika Sahriati sempat tertinggal di set pertama dengan skor 23-25, sehingga kedudukan menjadi 0-2," kata Taufiq kepada Radar Kaltara, Rabu (11/9).
Baca Juga: Pedansa Kaltara Masuk Final
Namun, ia mampu bangkit di set kedua dengan unggul 1 poin sehingga mencetak skor 22-21 dan membuat kedudukan.
Pada set ketiga, Annisa Devika Sahriati kembali tertinggal dengan skor 22-26 yang membuat kedudukan berubah menjadi 2-4.
Namun, Annisa Devika Sahriati tidak menyerah dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4 setelah memenangkan set keempat dengan skor 27-26.
"Set penentuan, Annisa Devika Sahriati tampil sangat percaya diri dan mampu memberikan 2 tembakan busur panah yang tepat sasaran," ungkapnya.
Hasilnya, ia berhasil mengumpulkan skor 29-26 dan secara definitif memastikan kemenangan dengan skor akhir 6-4.
Namun, langkahnya harus terhenti setelah dikalahkan atlet pemanah Kaltim Alpriani Eka Setiowati dengan skor 7-1.
"Kami sangat bangga dengan prestasi Annisa Devika Sahriati, karena atlet panahan ini merupakan atlet unggulan dari Kalteng," bebernya.
Bahkan, atlet pemanah Kalteng ini merupakan ripal di babak kualifikasi (BK) PON. Namun dengan ketenangan, Annisa Devika Sahriati berhasil memangkan pertandingan
"Sebelumnya, kami memang belum pernah bertemu dengan atlet pemanah Kaltim,"
Baca Juga: Panahan Lolos Babak Kualifikasi PON
Bahkan, di BK PON Annisa Devika Sahriati belum pernah bertemu dengan atlet panahan dari Kaltim. Namun, dia sudah bertemu dengan atlet panahan dari Kalteng dan Jatim.
"Jadi, mulai dari BK Annisa Devika Sahriati memang belum pernah bertemu dengan atlet pemanah Kaltim," bebernya.
Meski demikian, Taufiq menyatakan bahwa peluang untuk meraih medali emas di PON masih terbuka lebar. Pasalnya, masih ada beberapa nomor tanding. Seperti, individual putra, mix tim dan beregu putri.
Editor : Azwar Halim