Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Danlanal Nunukan Berganti, Danlantamal: Potensi Kerawanan Menjadi Tantangan

Azwar Halim • Minggu, 29 Oktober 2023 | 12:11 WIB
Photo
Photo
NUNUKAN - Pucuk pimpinan Lanal Nunukan kembali berganti. Komandan Lanal Nunukan yang sebelumnya dijabat Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto dilanjutkan Letkol Laut (P) Handoyo. Upacara Serah Terima Jabatan (Sestijab) Danlanal Nunukan berlangsung pada Sabtu, (28/10) di Lapangan Apel Dwikora, Mako Lanal Nunukan.

Sertijab Komandan Lanal Nunukan dipimpin langsung Dan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Deni Herman. Baginya pergantian jabatan dalam setiap organisasi ada hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran organisasi. Selain itu, memberikan kesempatan kepada pejabat baru untuk menghasilkan ide-ide positif guna kemajuan organisasi.

"Karena itu setiap medan penugasan hendaknya dijadikan sebagai sebuah kesempatan untuk berbuat yang terbaik bagi organisasi di manapun kita berada," ucap Dan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Deni Herman usai memimpin Sertijab Dan Lanal Nunukan.

Dijelaskan, mencermati perkembangan lingkungan strategis di wilayah kerja Lantamal XIII khususnya Lanal Nunukan. Sebagai komponen utama pertahanan negara di laut yang letaknya berbatasan langsung dengan negara tetangga. Sehingga, dituntut untuk selalu siap siaga dan mampu menghadapi serta mengantisipasi berbagai kemungkinan ancaman yang terjadi, hal ini tentu akan dapat dilakukan.

"Bilamana pembinaan kemampuan dan kekuatan dapat dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan pembinaan ini sangat penting guna mewujudkan kemampuan Lanal Nunukan. Dan selalu siap melaksanakan tugas dan fungsi pangkalan dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut," jelasnya.

Sementara, terkait dengan tugas Lanal Nunukan sebagai komando sarana dukungan administrasi dan logistik bagi unsur-unsur operasional. Selain itu, juga merupakan representasi TNI AL di daerah Nunukan memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dalam menjamin keamanan laut.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, masih terdapat potensi kerawanan dan pelanggaran wilayah Nunukan. Baik berupa penyelundupan narkoba, miras, human trafficking TKI ilegal, illegal logging dan tentunya pelanggaran batas wilayah. Karena itu, potensi kerawanan tersebut menjadi tantangan yang harus mampu diatasi Lanal Nunukan guna membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas perekonomian dan keamanan wilayah," tegasnya.

Melalui sertijab, ia secara pribadi dan atas nama segenap anggota Lantamal XIII, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Arif Kurniawan Hartanto atas dedikasi loyalitas dan kerjasamanya selama menjabat sebagai Komandan Lanal Nunukan. Kemudian, kepada Letkol Handoyo ia menyampaikan selamat atas jabatan baru sebagai Komandan Lanal Nunukan.

"Jabatan adalah amanah yang berarti kepercayaan kehormatan sekaligus kebanggaan. Tidak ada kata yang lebih tepat kecuali menjawab kepercayaan tersebut. Dengan berbuat yang terbaik demi peningkatan kinerja organisasi. Lanjutkan hal-hal yang baik yang telah diukir pejabat pendahulu. Saya yakin dengan bekal pengalaman dan penugasan yang sudah dilalui selama ini serta melalui inovasi dan kreativitas, saudara akan mampu meningkatkan kinerja organisasi dengan optimal," pesannya.

Ditempat yang sama, Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto bercerita bertugas sebagai Dan Lanal Nunukan sejak 8 November 2021. Selama bertugas hal yang utama dilakukan yakni melaksanakan tugas pokok dan bersinergi dengan stageholder di Nunukan.

"Nunukan merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Baik darat maupun laut yang begitu luas. Tentunya bertugas harus selalu dioptimalkan. Selama ini beberapa kali kita melakukan penggagalan. Misalnya, narkoba, perdagangan ilega seperti balpres, kosmetik, daging, minuman keras, dan PMI ilegal. Dan ancaman ini selalu ada," ungkapnya.

Ditempat yang sama Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Handoyo menambahkan segala capaian yang telah diraih sebelum akan dilanjutkan. Kemudian, untuk memaksimalkan tugas di perbatasan langkah yang akan dilakukan mempelajari titik-titik kerawanan.

"Segera saya mempelajari situasi dan titik kerawanan di Nunukan. Saya menyesuaikan apa yang harus saya kerjakan," tutupnya. (akz) Editor : Azwar Halim
#nunukan