PECINTA kuliner Tarakan, khususnya bagi yang menyukai seafood selalu dimanjakan dengan aneka olahan hasil laut. Olahan ini memang banyak digemari. Selain beragam jenis, rasanya pun selalu pas di lidah.
Maka tak hentinya pegiat kuliner mencari ide dan inovasi untuk menemukan menu-menu yang unik. Tak hanya dari segi namanya saja, tetapi rasanya yang bersahabat di lidah.
Nah, dari beberapa jenis olahan hasil laut, kepiting salah satu menu primadona di hati pecinta seafood. Belakangan ini pun varian dari olahan kepiting banyak diminati. Apalagi kepiting ini cocok dimasak dengan saus apa saja.
Mulai dari saus manis, saus asam manis, pedas, saus Padang, saus Singapura dan saus lada hitam. Ada pula jenis kepiting yang cocok dijadikan camilan crunchy seperti kepiting soka.
Selain varian saus, kepiting ini enak loh masak dengan bumbu dan rempah-rempah nusantara. Salah satunya kepiting sotta. Nah, menu ini tengah viral di daerah asalnya, Makassar, Sulawesi Selatan. Termasuk juga di Kota Tarakan.
Dijelaskan Owner Aroma Sulawesi, Fatmawati Hamid (29) mengatakan sotta dalam bahasa Makassar, yang berarti sok tahu. Tetapi bukan berarti bumbu dan rempah-rempahnya asal-asalan loh.
Wanita yang akrab disapa Pate Hamid ini melanjutkan, di Tarakan terkenal dengan kepiting sokanya. Untuk menyajikan menu yang berbeda, ia pun memadukan kepiting soka dengan olahan kepiting sotta.
“Kepiting sotta lagi booming di Makassar, sedangkan kita kepiting soka. Jadi muncul ide, penyebutan sotta dan soka hampir terdengar sama, walaupun maknanya berbeda. Jadi terinspirasi namanya dari situ,” terang alumni Universitas Negeri Makassar ini.
Nah, cita rasa dari menunya ini sensasi pedas berpadu manis. Maklum sesuai dengan aroma Sulawesi Selatan, identik rasa pedas. Umumnya pengolahannya hampir sama dengan hidangan kepiting lainnya. Tetapi untuk mendapatkan sensasi pedas, ia padukan dengan bumbu rica-rica. Pedasnya menggigit hingga ke dalam dagingnya. (*/one/fly)
Editor : Azwar Halim