Sekarang ini lagi happy-nya dengan rice bowl dan rice box di kalangan pecinta kuliner. Tren masakan yang berisi nasi, potongan daging ayam, telur ceplok dan saus yang diberi taburan wijen. Meski ditata dengan ala rice box, sesuai dengan namanya, makanan ini tetap memasukkan unsur nasi karena merupakan makanan pokok orang Indonesia.
Rice box ini pun sudah dimodifikasi dan ditemukan di kafe kekinian. Variasinya mulai dari menu ala-ala restoran yang dikemas di mangkuk dan kertas, sehingga mudah dibawa ke mana-mana.
Seperti yang dikatakan Chef Dika. Tak dapat dipungkiri, berkembangnya teknologi, aktivitas masyarakat pun semakin tinggi. Maka tak heran, dari beberapa orang ada saja yang tidak sempat keluar mencari jajanan. Padahal kafe, warung makan ala kaki lima dan restoran mulai menjamur.
Pecinta sekaligus penggiat kuliner, dengan menghidangkan menu ala rice box ini lebih memudahkan konsumen.
“Jadi lebih simple. Orang mau ke kantor, kerja, piknik bisa order. Nggak harus ke kafe, jadi lebih memudahkan,” tutur Chef kelahiran Samarinda, 21 Juli 1991.
Porsi rice box ini cukup memuaskan untuk satu orang. Jangan khawatir, asupan gizinya terpenuhi karena berisi karobohidrat dan protein. Dengan delapan menu, seperti si hejo, sambal kampung, twerking, sambal matah, geprek rendang, cizzy, saus mentega dan salted egg.
Tentunya kaya rasa dari masing-masing sausnya, yang memiliki sensasi pedas, gurih dan manis dengan taburan wijennya.
Nah, bagi pecinta makanan pedas, cocok mencicipi twerking. Konon, masyarakat Indonesia sangat jatuh hati pada makanan yang memiliki sensasi pedas.
“Jadi menunya ini kita siapin sambal dan sausnya. Yang paling pedas itu twerking, karena nusantara suka sama yang pedas,” tutupnya. (*/one)
Editor : Azwar Halim