Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rakor Pustu Pertama di Malinau, Tingkatkan Kualitas Perawat hingga Wilayah Perbatasan

Dip Ratar • Minggu, 14 Juni 2026 | 13:50 WIB
RAKOR: Seluruh Nakes Pustu yang mengikuti Rakor Pustu perdana di Malinau. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
RAKOR: Seluruh Nakes Pustu yang mengikuti Rakor Pustu perdana di Malinau. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

MALINAU  – Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk pertama kalinya. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan yang bertugas hingga wilayah pedalaman dan perbatasan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan keberadaan Pustu memiliki peran strategis karena menjadi fasilitas kesehatan pertama yang diakses masyarakat sebelum dirujuk ke puskesmas maupun rumah sakit.

“Layanan utama sebenarnya ada di sini. Kalau di Pustu sudah bisa ditangani, masyarakat tidak perlu lagi ke puskesmas,” ujarnya saat diwawancarai Radar Tarakan.

Ia menilai rakor perdana ini sangat penting untuk menyamakan pemahaman, meningkatkan kompetensi petugas, serta memperkuat koordinasi antar tenaga kesehatan di lapangan.

Selain membahas penguatan layanan di Pustu, kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal peningkatan kualitas tenaga kesehatan, khususnya para perawat yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Malinau.

“Harapan saya kegiatan seperti ini terus dilakukan. Bukan hanya untuk petugas Pustu, tetapi juga untuk para perawat yang bertugas di puskesmas maupun Pustu,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan akan menggelar pembinaan dan rapat koordinasi bagi para perawat yang bertugas di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi geografis Kabupaten Malinau yang luas, dengan sejumlah desa berada di kawasan pedalaman dan perbatasan yang memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan.

Upaya penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan koordinasi ini diharapah dapat menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di wilayah terluar daerah. (dip/lim)

Editor : Azward Halim
#malinau