Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Laporan Panitia, 550 Warga Dua RT Terima Daging Kurban Presiden di Malinau

Dip Ratar • Minggu, 14 Juni 2026 | 12:05 WIB
KURBAN: Proses pemotongan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia berupa sapi seberat kurang lebih 800 kilogram dilaksanakan di Masjid Wasiatul Islam. FOTO: DIPA RADAR TARAKAN
KURBAN: Proses pemotongan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia berupa sapi seberat kurang lebih 800 kilogram dilaksanakan di Masjid Wasiatul Islam. FOTO: DIPA RADAR TARAKAN

MALINAU – Proses pemotongan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia berupa sapi seberat kurang lebih 800 kilogram dilaksanakan di Masjid Wasiatul Islam, Jumat (27/5). Selain sapi bantuan presiden, panitia juga menyembelih tiga ekor sapi lainnya dan satu ekor kambing untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Proses pemotongan hewan kurban ini di hadiri langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa dan Wakil Bupati Malinau, Jakaria bersama Ketua PHBI Malinau.

Ketua Panitia Kurban Masjid Wasiatul Islam, Ustad Jalil, mengatakan total hewan kurban yang dipotong tahun ini mencapai lima ekor, terdiri dari empat sapi dan satu kambing.

“Di masjid ini dilaksanakan proses pemotongan sapi presiden seberat kurang lebih 800 kilogram,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Rabu (27/5).

Ia menjelaskan, sekitar 25 orang panitia dilibatkan dalam proses penyembelihan hingga pengemasan daging kurban. Menurutnya, jumlah tersebut sudah menjadi pola kerja rutin panitia setiap tahun saat Iduladha.

“Ya, begitulah. Kami kebiasaan sudah begini. Dari tahun-tahun ke tahun kami tetap begini,” katanya.

Daging kurban nantinya dibagikan kepada warga RT 10 dan RT 11 di wilayah Malinau Kota. Jumlah penerima diperkirakan mencapai sekitar 550 orang.

Untuk proses pembagian, panitia lebih dulu melakukan penimbangan daging setelah pemotongan selesai. Besaran pembagian akan disesuaikan dengan total hasil timbangan daging kurban yang tersedia.

“Nanti setelah selesai kita timbang, kita perkirakan berapa kilo kita dapat, itulah untuk warga kita bagi. Kalau bisa satu warga dapat dua sampai tiga kilo, kita bagikan,” jelasnya.

Panitia juga telah membagikan kupon kepada warga penerima sebelumnya. Setelah proses penimbangan selesai, masyarakat yang berhak menerima akan dipanggil sesuai kupon yang telah dibagikan.

Pembagian daging kurban Masjid Washiatul Malinau Kota akan dijadwalkan berlangsung setelah salat Ashar. (dip/lim)

Editor : Azward Halim
#malinau