ORIENTASI: Asisten Administrasi Umum Francis saat membacakan sambutan Bupati Malinau, WempI W. Mawa.
MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau menekankan pentingnya pembentukan aparatur sipil negara yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pelayanan dalam pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Kelas Kabupaten Malinau Tahun 2026 yang digelar di Ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau, Selasa (19/5) pagi.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa yang diwakili Asisten Administrasi Umum Francis, hadir membuka kegiatan tersebut sekaligus membacakan sambutan Bupati Malinau. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa orientasi PPPK merupakan tahapan penting dalam membangun komitmen pengabdian ASN kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Orientasi ini menjadi langkah awal pengabdian diri dalam mewujudkan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara. Status sebagai PPPK bukan sekadar administrasi, melainkan amanah besar untuk menjadi bagian dari roda pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani,” ujar Francis saat membacakan sambutan Bupati Malinau.
Baca Juga: Sekda Ernes Buka Entry Meeting Verifikasi Lapangan Hutan Adat di Malinau.
Ia menyampaikan, para peserta PPPK yang telah dinyatakan lulus seleksi merupakan sumber daya manusia terbaik yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas birokrasi daerah.
Melalui orientasi tersebut, peserta diharapkan memahami tugas dan fungsi ASN, mampu beradaptasi dengan budaya kerja pemerintahan, serta bekerja secara sinergis mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, orientasi juga diarahkan untuk membentuk karakter ASN yang menjunjung tinggi nilai dasar BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai tersebut dinilai penting sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Baca Juga: Dukung Peternak Lokal, Pemkab Malinau Siapkan 40 Ekor Sapi Kurban untuk Iduladha 2026
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Utara, H. Rohadi membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Utara. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa ASN masa kini dituntut tidak hanya menyelesaikan pekerjaan rutin, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan perubahan positif dalam pelayanan publik.
“ASN masa kini harus menjadi pelayan masyarakat yang aktif, inovatif, profesional, dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan zaman serta tantangan birokrasi yang semakin dinamis,” katanya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui berbagai program pengembangan kompetensi.
Hal itu sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang mewajibkan setiap ASN untuk terus meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi dan perkembangan pelayanan publik.
Rohadi juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti orientasi dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, etika kerja, serta kemampuan teknis maupun sosial kultural sebagai aparatur negara.
Melalui kegiatan tersebut, orientasi PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara diharapkan mampu melahirkan ASN yang berkualitas, loyal, profesional, serta memiliki dedikasi tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*dip)
Editor : Rahul