SENAM: Bupati Wempi bersama anggota PWKI Kabupaten Malinau saat melaksanakan senam bersama di halaman PLB.
MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menyerukan kepada Persekutuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Malinau untuk terus menjadi terang dan pembawa nilai kasih di tengah kehidupan masyarakat.
Seruan tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan kegiatan senam, outbound, dan lomba dalam rangka Perayaan Paskah PWKI Malinau yang digelar di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Sabtu (18/4).
Dalam sambutannya, Wempi menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi juga sebagai momentum refleksi iman yang mendalam bagi umat Kristiani. Ia menilai, nilai-nilai Paskah harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
“Jadilah terang. Bukan hanya organisasinya yang bersinar, tetapi seluruh anggota PWKI juga harus benar-benar mencerminkan hal-hal yang positif,” ujarnya.
Menurutnya, PWKI sebagai organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam kehidupan jemaat dan masyarakat. Selain memperkuat iman, PWKI juga diharapkan mampu menanamkan nilai kasih, kepedulian, serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Bupati juga mengingatkan pentingnya ketulusan dalam berbuat baik. Ia menekankan bahwa menjadi berkat bagi sesama harus lahir dari hati yang tulus, tanpa didasari kepentingan tertentu.
Di sisi lain, Wempi turut menyinggung kondisi global yang berdampak hingga ke daerah, termasuk penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau. Ia menyebutkan, penurunan tersebut mencapai hampir Rp 800 miliar, sehingga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan efisiensi di berbagai sektor.
“Hal ini tentu berdampak pada dukungan terhadap program-program, termasuk kegiatan organisasi. Namun pemerintah tetap berupaya memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Meski menghadapi keterbatasan, Wempi mengajak seluruh anggota PWKI untuk tetap menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi lintas agama. Menurutnya, keharmonisan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan pembangunan daerah.
“Kita harus saling menyayangi dan mengasihi sesama, baik melalui perkataan maupun perbuatan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PWKI Kabupaten Malinau, Dolvina Damus, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Perayaan Paskah tahun ini diisi dengan berbagai aktivitas kebersamaan, seperti outbound, lomba gerak dan lagu, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk merayakan Paskah, tetapi juga mempererat persatuan antaranggota tanpa membedakan denominasi gereja.
“Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan persatuan, sehingga PWKI semakin solid dan mampu memberi dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir Dolvina menerangkan, pada hari berikutnya akan dilaksanakan ibadah Paskah sekaligus pelantikan kepengurusan PWKI periode selanjutnya, termasuk pembentukan PWKI milenial. (*dip)
Editor : Rahul