MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W Mawa, resmi melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Intimung periode 2026–2031, Theofilus Y. Lufung, dalam prosesi yang digelar di Ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, Rabu (24/6).
Pelantikan tersebut dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari administrasi, tes tertulis hingga wawancara. Pengisian jabatan ini juga dilakukan menyusul pengunduran diri direktur sebelumnya, sehingga perlu dilakukan penetapan pimpinan baru sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam wawanacaranya usai pelantikan, Wempi W Mawa menegaskan bahwa jabatan direktur merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen tinggi.
“Jabatan ini adalah sebuah kepercayaan. Jalankan tugas dengan integritas, dedikasi, dan komitmen yang tinggi. Bangun sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan, sehingga Perumda Intimung dapat menjadi kebanggaan masyarakat Malinau,” ungkapnya, Kamis (16/4).
Ia juga mendorong agar Perumda Intimung mampu menjadi badan usaha yang profesional, transparan, serta memiliki daya saing di tengah tantangan ekonomi global dan keterbatasan permodalan.
Menurutnya, Perumda tidak hanya dituntut memberikan pelayanan publik, tetapi juga harus mampu menghasilkan keuntungan sebagai sumber pendapatan daerah.
Selain itu, Wempi menekankan pentingnya kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, termasuk UMKM, serta optimalisasi potensi daerah di sektor pertanian, perkebunan, dan hortikultura.
“Perumda diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan daerah, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap di bawah kepemimpinan Theofilus Y. Lufung, Perumda Intimung dapat menghadirkan inovasi dan terobosan baru dalam pengelolaan usaha.
“Saya berharap Perumda Intimung mampu melakukan transformasi secara nyata, cepat, dan terarah menjadi badan usaha yang sehat. Perumda ini memiliki peran strategis dalam mendukung visi, misi, dan program unggulan pemerintah daerah,” tutupnya. (*dip)
Editor : Rahul