Seleksi terbuka tersebut dilakukan untuk mengisi delapan jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni kepala Dinas PUPR, kepala Satpol PP, kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kepala BPPD, kepala BKPP, kepala Kesbangpol, kepala Dinas Perhubungan, serta kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Dalam pengumuman Panitia Seleksi Nomor 09/PANSEL-JPTP/III/2026, Jumat (13/3), disebutkan bahwa sejumlah pelamar mendaftar pada lebih dari satu jabatan. Namun setelah data peserta dihimpun, total peserta yang lolos tahap administrasi tercatat 41 orang dengan 55 berkas yang akan bersaing memperebutkan posisi strategis tersebut.
Berdasarkan hasil verifikasi administrasi, jumlah pelamar yang dinyatakan lolos pada masing-masing jabatan bervariasi. Jabatan kepala Dinas PUPR diikuti lima peserta, kepala Satpol PP tujuh peserta, kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan delapan peserta, serta kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah delapan peserta.
Sementara itu, jabatan kepala BKPP diikuti enam peserta, kepala Badan Kesbangpol lima peserta, kepala Dinas Perhubungan lima peserta, dan kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi jabatan dengan jumlah pelamar terbanyak yakni 11 orang.
Panitia seleksi juga menyampaikan bahwa peserta yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi diwajibkan menyerahkan berkas fisik atau hardcopy ke Sekretariat Panitia Seleksi di Bidang Kepegawaian dan Mutasi pada jam kerja untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Sebelumnya, Sekretaria Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus yang juga merupakan ketua Panitia Seleksi Terbuka JPTP Kabupaten Malinau, menyampaikan bahwa proses seleksi yang dijalankan telah sesuai dengan tahapan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Untuk tahapan berikutnya adalah shelter. Ada 11 jabatan eselon II yang masuk dalam proses ini, terdiri dari 8 Kepala OPD dan 3 staf ahli. Kita harapkan mulai dilaksanakan minggu depan, dan pelantikannya diupayakan setelah Lebaran,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat ditemui usai kegiatan pelantikan, Rabu (18/2) lalu.
Seluruh rangkaian seleksi, mulai dari tahapan shelter, pemaparan makalah hingga asesmen, dijadwalkan rampung pada 20 April 2026. Selanjutnya, pelantikan pejabat yang terpilih direncanakan dilaksanakan secara serentak pada 28 April 2026 mendatang. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim