Kesiapan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Operasi Ketupat yang digelar secara virtual. Dalam rakor tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Traffic Corps (Korps Lalu Lintas) menetapkan empat klaster keamanan strategis agar pengamanan dan pelayanan arus mudik maupun arus balik Lebaran lebih terfokus dan terukur.
Kabag Ops Polres Malinau, Mardiman mengatakan Operasi Ketupat akan berlangsung selama 13 hari dengan fokus pada pengamanan mobilitas masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Operasi Ketupat ini kita laksanakan mulai 13 sampai dengan 25 Maret. Personel yang kita libatkan sebanyak 39 orang dan akan ditempatkan di beberapa pos pengamanan,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Senin (2/3).
Dalam pelaksanaannya, Polres Malinau menyiapkan enam pos yang terdiri dari tiga pos pelayanan (Pos Yan), dua pos pengamanan (Pos PAM), serta satu pos terpadu.
Tiga Pos Yan ditempatkan di Bandara, Terminal, dan Pelabuhan Malinau guna mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat. Sementara dua Pos PAM disiagakan di wilayah perbatasan Sesua dan Salap untuk memantau arus keluar masuk kendaraan. Selain itu, satu pos terpadu didirikan di Mako Polres Malinau sebagai pusat koordinasi selama operasi berlangsung.
Adapun empat klaster keamanan strategis yang menjadi acuan nasional dalam Operasi Ketupat 2026 yang pertama, klaster jalur arteri dan jalan tol yang berfokus pada pengaturan arus kendaraan utama, terutama jalur yang berpotensi mengalami kepadatan tinggi saat puncak mudik dan arus balik.
Kedua, klaster tempat ibadah dan kawasan wisata, dengan pengamanan di lokasi-lokasi yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat selama libur Idulfitri.
Ketiga, klaster jalur penyeberangan, termasuk pengamanan pelabuhan feri dan rute penyeberangan strategis yang menghubungkan wilayah bagi para pemudik.
Kemudia terakhir, klaster simpul pergerakan masyarakat seperti terminal bus, bandara, dan stasiun kereta api yang menjadi titik utama keberangkatan maupun kedatangan masyarakat.
Dengan mengacu pada pembagian klaster tersebut, Polres Malinau memastikan pengamanan di wilayahnya berjalan optimal, terutama pada titik-titik mobilitas masyarakat. Diharapkan, perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim