Penerbangan perdana dilepas dari Bandara RA Besing Malinau menuju Mahak Baru dengan mengangkut 11 penumpang. Layanan penerbangan subsidi tahun ini kembali dipercayakan kepada maskapai Susi Air.
Momentum pelepasan penerbangan turut disaksikan Direktur Susi Air, Nadine Pascale Kaiser, bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Malinau yang dipimpin Wakil Bupati Malinau, Jakaria.
Dalam wawancaranya bersama Radar Tarakan, Wakil Bupati Malinau, Jakaria mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memudahkan akses transportasi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.
“Hari ini kita melepas penerbangan perdana penumpang penerima subsidi ongkos angkut ke Apau Kayan. Ini langkah nyata pemerintah untuk memastikan masyarakat perbatasan tetap terlayani,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tujuh rute subsidi tersebut tersebar di enam kecamatan, yakni Kayan Selatan, Sungai Boh, Kayan Hilir, Pujungan, Bahau Hulu, dan Mentarang Baru. Penerbangan dijadwalkan rutin dengan frekuensi dua hingga empat kali dalam sepekan, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi cuaca.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Malinau yang lebih dari 90 persen merupakan kawasan hutan menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur darat. Karena itu, transportasi udara menjadi solusi utama untuk menjangkau wilayah pedalaman dan perbatasan.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, program subsidi ongkos angkut juga diharapkan mampu menekan harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan. Selama ini, tingginya biaya transportasi menyebabkan harga sembilan bahan pokok melonjak jauh dibandingkan harga di wilayah perkotaan.
Pemkab Malinau berharap melalui SOA 2026, akses masyarakat terhadap layanan dasar, distribusi barang, serta konektivitas antarwilayah semakin meningkat, sehingga pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan dapat terwujud. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim