Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Malinau, Kamran Daik mengatakan informasi tersebut disampaikan oleh Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Utara, Datuk Ikro, yang juga menjabat sebagai Asisten I Pemerintah Provinsi.
“Disampaikan Pak Ikro bahwa MTQ Provinsi kemungkinan dilaksanakan kalau tidak akhir bulan enam, awal bulan tujuh. Karena itu Malinau sebagai tuan rumah harus mulai mempersiapkan diri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses administrasi penetapan Malinau sebagai tuan rumah juga telah berjalan. Protap penetapan sudah naik dan tinggal menunggu keputusan resmi dari pemerintah provinsi.
Sementara itu, untuk MTQ tingkat Kabupaten Malinau akan digelar lebih dahulu setelah Hari Raya Idulfitri. Penjadwalan tersebut dipilih agar tidak berbenturan dengan bulan suci Ramadan dan memberi waktu bagi peserta yang mudik untuk kembali.
“MTQ kabupaten kita laksanakan setelah Idulfitri. Setelah itu kita fokus penuh ke persiapan MTQ provinsi,” jelasnya.
Lebih lanjut Kamran menyampaikan, LPTQ Kabupaten Malinau saat ini sudah mulai melakukan pembinaan terhadap para qori dan qoriah sebagai bagian dari persiapan menuju MTQ Provinsi tahun depan. Melalui IPQO, kegiatan pembinaan tahap awal telah dilaporkan kepadanya selaku Ketua LPTQ Kabupaten Malinau.
“Selanjutnya, pada bulan Januari ini, LPTQ Kabupaten Malinau akan kembali melakukan pembinaan. Hal ini penting, karena tahun depan Kabupaten Malinau akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi,” ujarnya.
Ia menambahkan, panitia MTQ Kabupaten Malinau juga akan segera dibentuk agar setelah Idulfitri seluruh persiapan dapat langsung berjalan tanpa terkendala proses administrasi.
Dengan waktu pelaksanaan MTQ Provinsi yang diperkirakan pertengahan tahun, Pemkab Malinau berharap seluruh aspek, baik teknis, peserta, maupun sarana pendukung, dapat dipersiapkan secara matang sehingga Malinau siap menjadi tuan rumah yang baik. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim