Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Diskan Malinau: Ratusan Bantuan Dari Perahu Hingga Spinner ke KUB dan Poklahsar Untuk Perkuat Hulu-Hilir Perikanan Malinau

Dip Ratar • Kamis, 4 Desember 2025 | 20:09 WIB

‎DIPA/RADAR TARAKAN ‎Kadis Perikanan Kabupaten Malinau, Dr. Adri ST, Pada, S.P., M.Si
‎DIPA/RADAR TARAKAN ‎Kadis Perikanan Kabupaten Malinau, Dr. Adri ST, Pada, S.P., M.Si


MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Perikanan menyalurkan ratusan bantuan sarana usaha perikanan tangkap serta peralatan pengolahan hasil perikanan kepada kelompok usaha bersama (KUB) dan kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) hasil perikanan.

‎Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor hulu dan hilir perikanan darat di Malinau.

‎Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, Dr. Afri menjelaskan, bahwa bantuan tahun ini berfokus pada peningkatan efektivitas nelayan dan kapasitas produksi kelompok pengolah.

Menurutnya, perikanan Malinau terdiri dari dua subsektor yaitu perikanan tangkap dan perikanan budidaya, dan keduanya membutuhkan dukungan sarana untuk meningkatkan hasil produksi.

‎“Kalau nelayan itu posisinya di sektor hulu, penangkapan ikannya. Sedangkan Poklahsar itu hilir, mereka mengolah dan memasarkan hasil. Maka bantuan hari ini mendukung keduanya,” ujarnya.

Dinas Perikanan memberikan berbagai jenis sarana penangkapan, mulai dari perahu fiber dan mesin ketinting hingga alat-alat tangkap.

Total 25 unit perahu fiber disalurkan, dilengkapi 86 unit mesin ketinting yang sebagian dipaketkan dengan perahu dan sebagian lainnya dibagikan secara terpisah.

Selain itu, ratusan alat tangkap seperti pukat, jala, jaring ampas, tugu, dan bubu juga diberikan bersama 330 kotak styrofoam untuk penyimpanan hasil tangkapan.

‎Tidak hanya untuk nelayan, dukungan juga diberikan kepada Poklahsar melalui penyediaan sarana pengolahan.

Bantuan tersebut meliputi tiga unit chest freezer, dua unit freezer, tiga meja jemur, enam unit kompor, serta mesin-mesin penunjang seperti tiga unit mesin peniris, tiga unit vacuum sealer, dan paket plastik kemasan untuk peningkatan kualitas produk olahan.

Menurut Afri, bantuan dalam jumlah besar ini bertujuan memperkuat rantai produksi perikanan.

Peremajaan sarana penangkapan diyakini dapat meningkatkan jangkauan aktivitas nelayan serta meningkatkan nilai produksi, sementara dukungan untuk Poklahsar dapat memperluas kapasitas pengolahan sehingga hasil perikanan memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Bantuan ini disalurkan kepada nelayan yang berada di bawah kelembagaan resmi, yaitu KUB untuk penangkapan dan Poklahsar untuk pengolahan.

Seleksi dilakukan berdasarkan produktivitas dan laporan penangkapan, yang dinilai dari intensitas pengiriman data hasil tangkapan nelayan kepada Dinas Perikanan.

‎“Kita melihat intensitas laporan penangkapan. Nelayan yang rutin melaporkan hasilnya, produktif, dan alatnya sudah tidak memadai, itu yang kita prioritaskan,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Kalah Memukau dari 14 Daerah Lain, Bupati Wempi Saksikan Langsung Aksi Sunsuy Ararak di Parade Tari Nusantara TMII

‎Dari data tersebut, 25 nelayan dengan produktivitas tertinggi tahun ini mendapat prioritas untuk menerima paket perahu fiber. Selebihnya menerima alat tangkap dan mesin sesuai kebutuhan lapangan.

‎Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi perikanan di Malinau, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat nelayan serta meningkatkan kualitas pengolahan dan pemasaran hasil ikan. (*dip/ana)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #hulu hilir #perikanan #KUB #spinner #malinau #Poklahsar #Diskan