Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dapur Baru Beroperasi Kini Tambahan 927 Siswa dari SMPN 2 dan SDN 005 Malinau Perdana Menikmati MBG

Dip Ratar • Senin, 24 November 2025 | 20:15 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN MBG: Siswa-siwi SMPN 2 Malinau tengah menikmati Program MBG perdana di sekolahnya
DIPA/RADAR TARAKAN MBG: Siswa-siwi SMPN 2 Malinau tengah menikmati Program MBG perdana di sekolahnya

MALINAU — Sebanyak 927 siswa dari SMPN 2 Malinau dan SDN 005 Malinau resmi menjadi penerima manfaat perdana program Makanan Bergizi (MBG) yang dikelola oleh Dapur Mitra SPPG Muhammadiyah.

Kini Malinau telah memiliki dua dapur program MBG. Hal ini disampaikan langsung oleh Ibu Fila, pengelola dapur, saat diwawancarai di lokasi sekolah.

Menurut Fila, dua sekolah ini menjadi sasaran awal layanan selama dua minggu pertama. “Dua minggu yang sekarang ini ya, itu cuma dua sekolah ada SMPN 2 Malinau sama SDN 005 Malinau totalnya 927 orang yang dilayani,” jelasnya.

Untuk tahap awal, menu yang disiapkan dapur meliputi lauk ayam, tumis sayur, serta tahu. Beberapa bahan pokok sudah dipenuhi dari wilayah Malinau. “Telur kita sudah ambil dari peternak di Malinau. Untuk sayur sebagian ada dari masyarakat, tapi untuk sementara sebagian masih ambil dari luar,” ungkapnya.

Fila menyampaikan bahwa setelah dua minggu evaluasi, ada peluang layanan MBG akan diperluas ke sekolah lain. “Kemungkinan setelah dievaluasi dua minggu, ada penambahan. Setelah dua minggu itu baru ada penambahan sekolah, kalau hasilnya baik,” ujarnya.

Dapur Mitra SPPG Muhammadiyah bekerja dengan sistem penuh waktu demi memastikan kualitas dan ketepatan distribusi makanan.

“Jam kerjanya itu kan sampai 24 jam, persiapannya itu dimulai jam 16.00 WITA hingga 23.00 WITA, proses memasak dilakukan sejak 01.00 WITA dini hari sampai pagi, dan dilanjutkan persiapan distribusi mulai 05.00 WITA hingga siang hari,” terangnya.

Saat ini dapur memiliki sekitar 37 karyawan yang bertugas dalam berbagai tahapan produksi dan distribusi.

Terkait biaya pemenuhan bahan baku, Fila memastikan bahwa standar biaya mengikuti ketentuan yang berlaku. "Untuk bahan-bahannya kan Rp 10.000. Sama saja dengan SPPG Batu Lidung,” katanya.

Ia juga menjelaskan pembagian wilayah antara SPPG Muhammadiyah dan SPPG Batu Lidung. “Batu Lidung itu sekolahnya beda, yang dilayani di titik yang berbeda. Kalau kami dekatnya dengan SMA 1, SMPN 2, dan SDN 005 Malianu,” sebutnya.

Dengan bertambahnya satu SPPG di Malinau ini, diharapkan layanan MBG mampu menjangkau seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Malinau. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#Perdana #kaltara #Mbg #malinau #dapur