Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Curi Momentum Irau, Batik Kemilau Khas Malinau Utara Akan Diperkenalkan dan Dipatenkan

Dip Ratar • Kamis, 25 September 2025 | 16:56 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN KHAS: Yalbot don sala satu Pembatik dari Desa Salap tengah mempersiapkan produk batiknya
DIPA/RADAR TARAKAN KHAS: Yalbot don sala satu Pembatik dari Desa Salap tengah mempersiapkan produk batiknya

MALINAU – Kecamatan Malinau Utara, yang memiliki 12 desa dengan keberagaman subetnis terbanyak di Kabupaten Malinau, siap memperkenalkan Batik Kemilau pada perhelatan Irau ke-11. Peluncuran ini menjadi langkah strategis sekaligus momentum penting untuk mematenkan batik khas daerah tersebut.

Camat Malinau Utara Nopis Muhramsyah Ishak menjelaskan, Batik Kemilau merupakan hasil karya yang menggabungkan kekayaan budaya enam etnis besar yang mendiami Malinau Utara, yakni Tidung, Abai, Punan, Lundayeh, Tahol, dan Tinggalan.

"Di tahun ini kami sudah persiapkan mau rilis Batik Kemilau. Kemilau ini singkatan dari Kecamatan Malinau Utara,"ujarnya.

Produk batik ini direncanakan menjadi ikon baru Malinau Utara yang nantinya akan dipatenkan sebagai hasil karya pembatik lokal.

“Malinau Utara memiliki pembatik maupun pengrajin lokal; ini kita berdayakan, ini kita perkenalkan sebagai bentuk keberagaman Malinau Utara,” tambahnya.

Batik Kemilau dikerjakan oleh Elda, pembatik dari Desa Salap yang telah lama mengembangkan batik tulis dan cap melalui brand Pinungoh Langsat Lisumali. Menurutnya, setiap motif Batik Kemilau memiliki makna mendalam karena diambil dari simbol-simbol budaya enam etnis tersebut.

"Untuk model batiknya itu sebelah kanan Tidung, kiri Tahol, depan Lundayeh dan Punan, bagian belakang Tenggalan dan Abai. Nanti motifnya seperti di dalam perisai khas Dayak, semua nanti ada sinopsisnya," jelas Elda.

Peluncuran Batik Kemilau di Irau ke-11 diharapkan memperkuat identitas budaya Malinau Utara sekaligus memperkenalkan karya lokal kepada masyarakat Kalimantan Utara yang diperkirakan hadir dalam jumlah besar. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #malinau #batik khas